Bahari Pers

Bahari Pers

Bahari Pers ??? Kata yang mungkin masih asing bagi mahasiswa dan civitas Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian UGM, apalagi yang berasal dari luar Fakultas Pertanian. Berikut Sepintas gambaran tentang Bahari Pers.

Bahari Pers adalah suatu komunitas atau organisasi atau kami lebih suka menyebut dengan keluarga yang sampai  dengan “Bahari” ini diterbitkan berada di bawah naungan Keluarga Mahasiswa Ilmu Perikanan (KMIP). Bahari Pers bergerak dalam bidang jurnalistik. Seperti jurnalistik lainya, Bahari Pers mencoba memburu berita dan menuangkannya dalam bentuk tulisan dengan sorotan khusus pada bidang perikanan dan kelautan Indonesia serta segala aspek yang bersangkutan. Cikal bakal terbentuknya komunitas ini salah satunya adalah untuk bersiap siaga menjadi Badan Semi Independent ketika jurusan Perikanan UGM ini berganti wajah menjadi “Fakultas Perikanan”. Selain itu, komunitas ini menjadi wadah untuk para cendekiawan Gadjah Mada dan masyarakat yang ingin menuangkan gagasanya dalam bentuk tulisan. Visi yang diangkat oleh keluarga naungan KMIP ini adalah terbentuknya badan pers mahasiswa perikanan UGM yang mempunyai kredibilitas, kritis dan informatif, serta berkontribusi dalam memajukan perikanan dan kelautan di Indonesia.

Ditinjau dari segi usia, Bahari Pers masih seumuran jagung karena baru terbentuk pada 25 Mei 2012. Begitu pula dengan pengalaman para awak motor penggerak kerjanya, tentunya masih sangat miskin pengalaman. Bahari Pers mempunyai simbol dengan perpaduan-perpaduan khas “Bahari”. Tidak sembarang perpaduan, pada setiap paduanya terdapat makna dan filosofi tersendiri yang diharapkan akan terus berkembang sesuai filosofi simbol tersebut. Berikut adalah arti dan filosofi yang terdapat pada logo Bahari Pers:

Bahari Pers
Logo Bahari Pers
  1. PERIKANAN UGM identitas instansi atau lembaga, harapannya tulisan ini selalu menyertai perjalanan pers.
  2. SEGITIGA pelambang kekokohan, sama sisi berimbang, kerucut ke atas sebagai tujuan dan visi yang jelas.
  3. LAYAR KAPAL sebagai penggerak kapal, akan meng-up date berita, berita adalah angin yang diikuti.
  4. AIR LAUT pelambang kehidupan, munculnya Bahari Pers, harapan akan terus hidup.
  5. BAHARI di tengah, dapat menjadi media yang menyatukan seluruh aspek yang ada di atasnya.
  6. LANGIT KUNING sebagai penerang penunjuk arah, pemberi informasi.
  7. TIANG KAPAL sebagai pena, pelambang jurnalistik.