Yogyakarta, 27 Februari 2025 – Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan kuliah umum kepemimpinan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Pertanian angkatan 2022. Acara ini diselenggarakan secara luring di Auditorium Harjono Danoesastro dan secara daring bagi mahasiswa yang sedang menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Narasumber kuliah umum kepemimpinan ke-2 ini adalah Bapak Danis Subiyantoro selaku Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri yang menjelaskan berbagai aspek penting dalam kepemimpinan, khususnya dalam menganalisis dan mengelola risiko bisnis di sektor perikanan.
Dalam acara tersebut, narasumber memberikan wawasan mendalam mengenai analisis dampak risiko sebagai pemimpin agar para mahasiswa diberikan pemahaman tentang bagaimana seorang pemimpin harus mampu menganalisis potensi risiko yang mungkin terjadi di masa depan. Kemampuan ini penting agar mereka dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menghadapi tantangan bisnis. Selain itu, terdapat penjelasan mengenai manajemen risiko fundamental dalam mengelola operasional bisnis yang merupakan salah satu aspek penting dalam bisnis yang berkelanjutan. Dalam kuliah umum ini, dijelaskan bagaimana manajemen risiko dapat membantu menghindari hambatan besar yang bisa mengganggu kelangsungan usaha di sektor pertanian/perikanan. Identifikasi dan pengukuran risiko bisnis sebagai prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi serta mengukur risiko bisnis juga menjadi pembahasan utama.
Dalam pemaparan yang disampaikan, dijelaskan bahwa manajemen risiko sangat penting mengingat semakin kompleksnya produk di industri pertanian/perikanan serta perkembangan teknologi digital yang pesat. Dengan manajemen risiko yang baik, pelaku bisnis dapat memberikan informasi yang akurat, memudahkan pengawasan, serta menentukan langkah strategis ke depan. Pendekatan dalam manajemen risiko mencakup identifikasi risiko secara proaktif dan menyeluruh, pengukuran, pemantauan, serta pengendalian. Strategi yang dapat dilakukan meliputi Mengambil langkah langsung untuk mengatasi risiko, menerima risiko dengan memahami dampaknya, menghentikan aktivitas yang memiliki potensi risiko tinggi, mengalihkan risiko kepada pihak lain, seperti perusahaan asuransi.
Salah satu mahasiswa dari program Manajemen Sumber Daya Akuatik, Zuhdi Ardi, menyampaikan bahwa kuliah umum ini memberikan wawasan baru tentang pentingnya pengelolaan risiko, tidak hanya dalam bisnis tetapi juga dalam kehidupan pribadi. “Kuliah ini menambah semangat saya untuk terus belajar mengelola keuangan pribadi serta meniti karir di industri perikanan dengan lebih matang,” ungkapnya. Dengan adanya kuliah umum kepemimpinan ini, mahasiswa Departemen Perikanan UGM diharapkan dapat lebih siap dalam menghadapi tantangan industri di masa depan dan mampu menerapkan strategi manajemen risiko yang efektif untuk mencapai keberlanjutan bisnis yang lebih baik. Kegiatan ini mendukung program Sustainable Development Goals pada SDGs (4) Pendidikan Bermutu, (8) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Penulis : Kharisma Pundhi Rukmana
