Rahasia Budidaya Udang Berkelanjutan Dibongkar di SINNTECH Webinar #34 UGM
Berita Kamis, 26 Februari 2026
Departemen perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menghadirkan diskusi ilmiah internasional melalui SINNTECH Webinar #34 yang membahas masa depan industri akuakultur, khususnya budidaya udang yang berkelanjutan. Dalam webinar pada 28 Februari 2026 ini, pakar kesehatan organisme akuatik dari Universiti Putra Malaysia, Prof. Dr. Murni Marlina Abd Karim, memaparkan strategi Integrated Health Management (IHM) sebagai pendekatan kunci untuk menjaga kesehatan udang sekaligus meningkatkan produktivitas budidaya.
Industri budidaya udang merupakan salah satu sektor akuakultur paling bernilai di dunia karena memasok sebagian besar konsumsi udang global. Namun, tingginya produktivitas juga diikuti risiko penyakit yang besar, seperti White Spot Syndrome Virus, Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND), dan berbagai infeksi lainnya yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi signifikan bagi pembudidaya.
Dalam pemaparannya, Prof. Murni menekankan bahwa pengelolaan kesehatan udang tidak cukup hanya dengan pengobatan saat penyakit muncul. Sebaliknya, diperlukan pendekatan holistik yang mempertimbangkan interaksi antara lingkungan, patogen, dan kondisi organisme budidaya. Konsep Integrated Health Management menekankan pencegahan melalui biosekuriti yang ketat, pengelolaan kualitas air, nutrisi yang tepat, serta sistem pemantauan kesehatan secara berkala.
Ia juga menjelaskan berbagai inovasi teknologi yang mulai banyak diterapkan dalam budidaya modern, seperti penggunaan probiotik, prebiotik, imunostimulan, serta teknologi biofloc yang mampu meningkatkan kesehatan udang sekaligus menjaga kualitas lingkungan budidaya. Pendekatan ini tidak hanya mengurangi ketergantungan pada antibiotik dan bahan kimia, tetapi juga mendukung keberlanjutan industri akuakultur dalam jangka panjang.
Melalui SINNTECH Webinar #34, mahasiswa dan peserta mendapatkan wawasan global mengenai pentingnya inovasi ilmiah dan manajemen kesehatan terpadu dalam menghadapi tantangan budidaya udang modern. Diskusi ini sekaligus membuka peluang kolaborasi riset internasional untuk mendukung ketahanan pangan berbasis sektor perikanan dan kelautan.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 8 Pekerjaan layan dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.