Mata Kuliah Iktiologi: Perikanan UGM Tawarkan Fondasi Penting Memahami Dunia Ikan bagi Mahasiswa Perikanan
Berita Kamis, 30 April 2026
Yogyakarta — Di balik keberhasilan sektor perikanan, terdapat fondasi keilmuan yang kuat yang dibangun sejak bangku kuliah. Salah satunya melalui mata kuliah Iktiologi yang menjadi mata kuliah wajib di Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada.
Mata kuliah ini diperuntukkan bagi mahasiswa semester dua, khususnya pada program studi akuakultur, sebagai langkah awal dalam memahami dunia ikan secara komprehensif. Melalui pembelajaran ini, mahasiswa tidak hanya diajak mengenal jenis-jenis ikan, tetapi juga memahami struktur tubuh, sistem organ, hingga fungsi biologis yang mendasari kehidupan ikan.
Diampu oleh tim pengajar yang kompeten seperti Dr. Indah Istiqomah, dan Dr. Triyanto, mata kuliah ini dirancang dengan pendekatan pembelajaran modern berbasis student-centered learning. Mahasiswa diajak aktif melalui diskusi kelompok kecil, studi kasus, hingga pembelajaran berbasis proyek.
Proses pembelajaran juga mengadopsi sistem blended learning, yang menggabungkan perkuliahan tatap muka dan daring. Platform digital seperti eLOK dan eLISA dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas belajar mandiri, kuis, hingga diskusi interaktif. Dengan total beban studi sekitar 3,02 ECTS, mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang seimbang antara teori, praktik, dan eksplorasi mandiri.
Materi yang diajarkan mencakup berbagai aspek penting dalam ilmu ikan, mulai dari klasifikasi seperti ikan tanpa rahang hingga ikan bertulang sejati, hingga sistem anatomi dan fisiologi seperti sistem pernapasan, peredaran darah, pencernaan, hingga reproduksi. Pemahaman ini menjadi dasar penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi di bidang perikanan berkelanjutan.
Tidak hanya itu, mata kuliah ini juga membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk mengaitkan ilmu dasar dengan isu yang lebih luas, seperti pengelolaan sumber daya perairan dan keberlanjutan sektor perikanan. Hal ini sejalan dengan capaian pembelajaran program studi yang menekankan pemahaman sistem perikanan secara holistik, termasuk aspek sosial dan ekonomi.
Dengan pendekatan yang adaptif dan komprehensif, mata kuliah Iktiologi tidak hanya menjadi pengantar ilmu, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi mahasiswa untuk memahami kompleksitas dunia perikanan. Dari ruang kelas hingga diskusi daring, mahasiswa diajak untuk melihat ikan bukan sekadar komoditas, melainkan bagian penting dari ekosistem yang harus dijaga keberlanjutannya.
Sejalan dengan itu, pembelajaran ini juga berkontribusi pada agenda global Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4 (Quality Education) dan SDG 14 (Life Below Water). Pendidikan yang berkualitas di bidang perikanan menjadi kunci dalam mencetak generasi yang mampu mengelola sumber daya laut secara bijak dan berkelanjutan.