• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Staff
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Kerja Sama
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
  • Beranda
  • Berita
Arsip:

Berita

Gaet Perkumpulan Penggiat Maritim Bali, Departemen Perikanan UGM Berupaya Membangun Kapasitas Pemuda Maritim

Berita Jumat, 13 Februari 2026

Departemen perikanan melalui Fakultas Pertanian menjalin kerjasama dengan Perkumpulan Penggiat Maritim Bali. Perjanjian ini bermaksud untuk menyelaraskan program kegiatan bersama dalam upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kompetensi dosen dan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada dalam kegiatan yang meliputi pembelajaran praktik kerja lapangan, penelitian, studi independen, kewirausahaan, dan/atau membina desa.

Kegiatan yang dihadiri oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (Jaka Widada) dan Ketua Perkumpulan Penggiat Maritim Bali (Adil Darme Yase), menghasilkan beberapa rencana aksi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penyelenggaraan kegiatan bersama yang meliputi pembelajaran, Praktik Kerja Lapangan (PKL), penelitian kolaboratif, studi independen, kewirausahaan berbasis kemaritiman, pengabdian kepada masyarakat, pembinaan desa pesisir, serta implementasi Tridharma Perguruan Tinggi lainnya.

Kerjasama ini juga berupaya untuk pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda maritim, termasuk pembinaan Anak-anak Duta Maritim Bali dalam peningkatan kapasitas penelitian kemaritiman, kepemimpinan, wawasan kebangsaan maritim, serta literasi kelautan dan perikanan. Kegiatan ini juga mencakup pembinaan siswa sekolah dasar hingga menengah dalam rangka menanamkan kesadaran maritim sejak dini.

Melalui kerjasama yang intensif juga diharapkan tersediannya n sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, inovasi, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat di bidang kemaritiman, termasuk laboratorium, fasilitas lapangan, pusat studi, dan lokasi pembelajaran berbasis pesisir. Kegiatan sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik.

Mahasiswa Magister Ilmu Perikanan Raih Best Presenter pada 18th International Conference on Computer Research and Development (ICCRD) 2026

Berita Jumat, 13 Februari 2026

Lupi Nugraheni, mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, meraih best oral presentation award pada 18th International Conference on Computer Research and Development (ICCRD) 2026 yang diselenggarakan pada 23–25 Januari 2026 di Singapura.

ICCRD merupakan konferensi internasional tahunan yang menjadi forum pertukaran hasil riset dan pengembangan di bidang teknologi komputer, khususnya artificial intelligence (AI) dan komputasi. Konferensi ini diikuti oleh peneliti, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai negara. ICCRD 2026 membahas pengembangan machine learning, intelligent computing, dan teknologi artificial intelligence (AI), serta berbagai topik terkait, seperti algoritma, sistem komputer, dan rekayasa perangkat lunak.

Dalam konferensi tersebut, Lupi mempresentasikan penelitian berjudul “A Random Forest Model-Based Detection of Threshold Effects in Environmental Drivers of Scad Distribution in the Western Waters of Sumatra”. Penelitian ini mengusung pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan ilmu perikanan, oseanografi, dan machine learning untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan terhadap distribusi ikan layang serta memprediksi zona potensi penangkapan ikan. Penelitian ini merupakan bagian dari tesis yang disusun dengan bimbingan Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel.,M.Sc. dan Prof.Dr.Ir. Djumanto, M.Sc., serta didukung pendanaan dari Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Selain sebagai ajang presentasi ilmiah, ICCRD 2026 juga menjadi sarana penguatan jejaring akademik internasional. Selama kegiatan berlangsung, Lupi berkesempatan bertemu dan berdiskusi tidak hanya dengan mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara, tetapi juga dengan sesama mahasiswa Indonesia, termasuk mahasiswa dari Universitas Diponegoro dan Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik.

Mahasiswa Magister Ilmu Perikanan UGM Paparkan Diversitas Ikan Sidat di 18th Halal Science Industry and Business Thailand

Berita Jumat, 13 Februari 2026

Bangkok, 18 Desember 2025. The International Halal Science and Technology Conference 2025 (IHSATEC): 18th Halal Science Industry and Business (HASIB) merupakan program konferensi internasional kolaboratif antara Halal Science Center Universitas Chulalongkorn, Thailand, dan Research Synergy Foundation. IHSATEC 2025: HASIB ke-18 menyediakan platform interdisipliner untuk mempertemukan para akademisi, peneliti, dan praktisi dalam mendiseminasikan penelitian yang sedang berlangsung terkait bidang sains dan teknologi halal. Kegiatan ini telah sukses diselenggarakan pada tanggal 18–19 Desember 2025 secara luring di Hotel Al Meroz, Bangkok, Thailand.

Konferensi ini bertujuan untuk bertukar dan berbagi gagasan serta temuan ilmiah dalam berbagai spektrum Sains dan Teknologi Halal (Industri dan Bisnis) melalui presentasi lisan (luring) dan virtual dalam Sesi Akademik Thailand Halal Assembly 2025. Pada kegiatan tersebut, Samsuri Djamal, S.Pi satu-satunya presenter dari Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, berkesempatan mempresentasikan sebuah paper berjudul “Genetic Diversity of Eel Fish using Random Amplified Polymorphism DNA (RAPD) Method in North Maluku Waters, Indonesia.”

Dalam presentasi ini, Samsuri memaparkan hasil penelitian mengenai keragaman genetik ikan sidat (eel fish) di perairan Maluku Utara menggunakan metode Random Amplified Polymorphic DNA (RAPD) sebagai pendekatan biologi molekuler. Penelitian ini menyoroti pentingnya informasi genetik dalam mendukung pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan serta menjamin kualitas bahan baku perikanan.

Lebih lanjut, presentasi ini menekankan bahwa konsep produk halal tidak hanya terbatas pada aspek kehalalan (permissibility) semata, tetapi juga mencakup nilai tanggung jawab (responsibility) dan keamanan pangan (food safety). Hal tersebut harus diterapkan secara menyeluruh mulai dari proses penangkapan ikan, penanganan dan pengolahan, hingga distribusi dan konsumsi oleh konsumen akhir. Dengan demikian, prinsip halal sejalan dengan konsep keberlanjutan, ketertelusuran, dan perlindungan konsumen.

Keikutsertaan sebagai presenter dalam konferensi internasional ini memberikan kesempatan berharga untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta memperluas jejaring akademik dengan peneliti dan praktisi dari berbagai negara, sekaligus memperkuat kontribusi penelitian di bidang sains dan teknologi halal, khususnya pada sektor perikanan. Kegiatan sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik.

Departemen Perikanan UGM berkolaborasi dengan KONEKSI, BRIN dan Universitas Brawijaya Dalam Workshop on Gender Disability, and Social Inclusion

Berita Rabu, 17 Desember 2025

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan dalam penyelenggaraan Workshop on Gender, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) yang dilaksanakan pada 17 Desember 2025 di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia–Indonesia), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Universitas Brawijaya (UB) serta diikuti oleh 80 peserta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta. Pembicara dari kegiatan ini adalah Anes Dwi Jayanti, S.Pi., M.Agr., Ph.D dari Departemen Perikanan UGM, Dr. Tri Rini Nuringtyas, S.Si., M.Sc. dari Fakultas Biologi UGM, Dr. Ita Margaretha Nainggolan, S.Si., M.Biomed dari BRIN, Josephine Elizabeth Siregar, S.Si., M.Sc., Ph.D., dan Dr. Syahputra Wibowo, S.Si., M.Si dari BRIN.

Workshop ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya integrasi prinsip gender, disabilitas, dan inklusi sosial dalam kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Materi yang disampaikan fokus pada peran perempuan dalam pengembangan sains hayati dan kesehatan, serta pendekatan riset yang inklusif dan responsif terhadap konteks sosial. 

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas mahasiswa dan peneliti muda untuk dapat mengupayakan iklim riset baik di lapangan dan di laboratorium yang ramah bagi perempuan dan inklusif. Sehingga ditengah tantangan overburden bagi perempuan dan gender bias, perempuan tetap dapat menghasilkan riset yang unggul. Pelaksanaan workshop ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, workshop ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya (5) Kesetaraan Gender, (10) Berkurangnya Kesenjangan, dan (14) Ekosistem Lautan.

Penulis: Annisa Yustisia

Editor: Nahla Alfiatunnisa, Anes Dwi Jayanti

Departemen Perikanan UGM berkolaborasi dengan KONEKSI, BRIN dan Universitas Brawijaya Dalam Workshop Women’s Empowerment in Processing Shrimp Shell Waste into Shrimp Shell-Based Bioproduct di Bantul, Yogyakarta.

Berita Selasa, 16 Desember 2025

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan kolaborasi bersama KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia–Indonesia), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Universitas Brawijaya (UB) yang berfokus pada Workshop Women’s Empowerment in Processing Shrimp Shell Waste into Shrimp Shell-Based Bioproduct. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 15-16 Desember 2025 di Laguna View Depok, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pembicara dari workshop tersebut adalah Endah Prihatiningtyastuti, S.P., M.Si., M.Phil., Ph.D. dan Susana Endah Ratnawati, S.Pi., M.Si., Ph.D. dengan melibatkan 95 peserta dari kelompok perempuan pengolah dan pemasar hasil perikanan. Selain Departemen Perikanan, kegiatan ini juga diisi oleh Muhammad Fariz Zahir Ali, S.Pi., M.Agr., Ph.D., Dr. Rifaldi, S.Si., Muhammad Naufal, Ph.D. dari  BRIN. Dr. Eko Agus Suyono, M.App.Sc. dari Fakultas Biologi, Prof. Akhmad Sabarudin, M.Sc., Dr. Sc. dari Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Brawijaya.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan pesisir dalam pengelolaan usaha perikanan serta memperkuat peran ekonomi perempuan pada sektor perikanan. Melalui pendekatan partisipatif, peserta memiliki ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan dan peluang usaha perikanan yang dijalankan. Workshop ini juga menekankan pentingnya penguatan jejaring dan kolaborasi antar pelaku usaha perikanan berbasis komunitas. Perempuan pengolah dan pemasar hasil perikanan didorong untuk lebih adaptif terhadap perubahan, mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan, serta berperan aktif dalam pengambilan keputusan ekonomi di tingkat rumah tangga maupun komunitas.

Workshop ini merupakan bagian dari komitmen penguatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mendorong pemberdayaan perempuan di sektor perikanan. Hal itu mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terutama (5) Kesetaraan Gender, 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan (14) Ekosistem Lautan.

Penulis: Annisa Yustisia

Editor: Nahla Alfiatunnisa, Anes Dwi Jayanti

Perikanan UGM Menerima Kunjungan Pemerintah Kabupaten Paser Terkait Pengelolaan Riset Perencanaan Kawasan Pertanian Terpadu

Berita Senin, 8 Desember 2025

Pemerintah Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, melakukan kunjungan studi tiru ke Kolam Riset Terpadu Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, sebagai bagian dari upaya pengembangan balai benih ikan dalam perencanaan kawasan pertanian terpadu di Kabupaten Paser. Kunjungan yang dilaksanakan pada hari Senin, 8 Desember 2025 dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Paser, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser, serta Kepala Bidang Perikanan. Rombongan diterima langsung oleh Dr.nat.sc. Faizal Rachman, S.Pi., M.Sc. sebagai perwakilan Departemen Perikanan UGM.

Dalam sesi diskusi, Dr. Faizal menjelaskan konsep perikanan berkelanjutan yang menjadi dasar pengelolaan fasilitas riset dan budidaya di UGM. Beliau memaparkan pentingnya penerapan hatchery terintegrasi, yaitu sistem pemijahan, penetasan, dan pembesaran benih ikan yang dikelola secara terpadu sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi benih. Selain itu, ia menekankan penggunaan teknologi budidaya inklusif yang dapat dengan mudah diadaptasi oleh masyarakat, baik di tingkat pembudidaya kecil maupun skala komunitas, dengan mempertimbangkan kesesuaian lingkungan dan ketersediaan sumber daya lokal.

Rombongan Pemerintah Kabupaten Paser memberikan perhatian besar terhadap model pengelolaan riset dan produksi benih yang ditunjukkan UGM, karena dinilai relevan dengan kebutuhan daerah dalam menyiapkan balai benih ikan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat produksi, tetapi juga sebagai pusat pelatihan, edukasi, dan pengembangan kapasitas masyarakat. Harapannya, hasil studi tiru ini dapat menjadi rujukan dalam penyusunan dokumen perencanaan pembangunan balai benih ikan serta mendukung integrasi subsektor pertanian, peternakan, dan perikanan dalam kawasan terpadu di Kabupaten Paser. Pemerintah Kabupaten Paser juga membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dengan Departemen Perikanan UGM, baik dalam bentuk pelatihan teknis, pendampingan, maupun penelitian terapan yang dapat mendukung ketahanan pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Kunjungan ini menjadi langkah strategis bagi Pemerintah Kabupaten Paser dalam memperkuat fondasi pembangunan sektor perikanan yang berkelanjutan dan inklusif, sekaligus memperkokoh sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis ilmu pengetahuan. Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Poin 2 Tanpa Kelaparan; Poin 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera; Poin 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; dan Poin 17 yakni Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Dr.nat.sc. Faizal Rachman, S.Pi., M.Sc., Nahla Alfiatunnisa, S.Pi.

Perikanan UGM Undang Ahli Australia Bahas Strategi Pengelolaan Perikanan Modern

Berita Senin, 17 November 2025

Yogyakarta, 17 November 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperkuat perannya dalam pengembangan ilmu kelautan dan perikanan dengan menghadirkan Dr. Caleb Gardner, dosen dan peneliti dari University of Tasmania, Australia, dalam kuliah umum bertema Harvest Strategies (strategi pemanfaatan sumber daya perikanan).

Dalam paparannya, Dr. Gardner menekankan pentingnya strategi pengelolaan perikanan yang terukur, mencakup penentuan tujuan pengelolaan, indikator kinerja, serta aturan keputusan (decision rules) berbasis data. Ia menampilkan sejumlah contoh keberhasilan Australia, termasuk pengelolaan Southern Bluefin Tuna yang dalam 15 tahun terakhir menunjukkan peningkatan biomassa, penurunan bycatch, dan kenaikan keuntungan ekonomi.

Dr. Gardner juga menyoroti tantangan Indonesia dalam adopsi harvest strategy, mulai dari rendahnya literasi manajemen perikanan hingga ketiadaan sistem pelaporan status stok seperti yang digunakan di Australia. Ia menegaskan bahwa banyak asumsi yang selama ini berkembang—seperti anggapan bahwa perikanan liar pasti berujung overfishing atau bahwa akuakultur harus menggantikan perikanan tangkap—merupakan hambatan besar yang harus diluruskan melalui pendidikan dan kebijakan yang benar.

Dalam sesi diskusi, perhatian khusus diberikan pada pengelolaan lobster mutiara dan ikan-ikan karang di Indonesia. Dr. Gardner menilai bahwa strategi sederhana berbasis ukuran tangkap minimum, musim penutupan, serta pembatasan hari pendaratan dapat menjadi langkah awal yang realistis sambil menunggu sistem pemantauan stok diperkuat.

Kuliah umum ini dihadiri oleh mahasiswa, peneliti, dan praktisi perikanan, yang antusias berdiskusi mengenai cara mendorong penerapan harvest strategies di Indonesia. Kehadiran Dr. Gardner diharapkan membuka kolaborasi lebih luas antara UGM dan University of Tasmania dalam pengembangan ilmu perikanan berkelanjutan. Penyelenggaraan kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik.

Studi Banding Keluarga Mahasiswa Ilmu Perikanan (KMIP) UGM bersama Himpunan Mahasiswa Akuakultur Universitas Airlangga: Berkolaborasi Satukan Misi

Berita Jumat, 14 November 2025

KMIP Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM telah menerima kunjungan studi banding dari HIMAKUA Universitas Airlangga, yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 14 November 2025 di Auditorium Harjono Danoesastro Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada. Kegiatan studi banding ini diikuti kurang lebih sebanyak 60 orang dari pihak Himpunan Mahasiswa Akuakultur Universitas Airlangga dan 45 orang dari pihak KMIP Universitas Gadjah Mada.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00–12.00 WIB, diawali dengan Tour de Faculty yakni mengelilingi Fakultas Pertanian UGM seperti Inkubator Minat Bisnis (Resto IMB), area Fakultas Pertanian UGM, laboratorium dan Area Gedung Departemen Perikanan UGM. Selanjutnya, kegiatan dilakukan di Auditorium Hardjono Danoesastro Fakultas Pertanian, diawali dengan pembukaan oleh MC, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan hymne dari masing-masing universitas. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua KMIP UGM, Ketua HIMAKUA Universitas Airlangga, dan Pembina KMIP UGM. “Kegiatan studi banding KMIP UGM dan HIMAKUA Universitas Airlangga adalah ruang kolaborasi lintas universitas untuk saling bertukar ide, pengalaman, serta pengetahuan yang dimana dapat dijadikan bekal untuk kepengurusan selanjutnya” ujar Ketua Himpunan KMIP UGM, Bintang Listyan Ramadhan.

Selama kegiatan, kedua organisasi memaparkan struktur serta program kerja yang sedang dijalankan, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama yang membahas pengembangan organisasi dan peluang kerja sama ke depan. Suasana kekeluargaan semakin terasa melalui sesi ice breaking dan penyerahan kenang-kenangan dari masing-masing pihak. Setelah sesi penutupan dan dokumentasi, kegiatan diakhiri dengan dokumentasi di balairung yang merupakan tempat ikonik dari UGM.

Salah satu hasil penting dari studi banding ini adalah terbentuknya gambaran awal rancangan pengembangan organisasi untuk lima tahun mendatang, termasuk penguatan program kerja, peningkatan kualitas kegiatan akademik, dan perluasan relasi antar-organisasi. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi awal mula kerja sama jangka panjang yang bermanfaat bagi KMIP UGM maupun HIMAKUA UNAIR, serta memberi dampak positif bagi perkembangan mahasiswa di bidang perikanan.

Kegiatan ini mendukung poin-poin dalam Sustainable Development Goals yakni poin 16 Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh serta poin 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: KMIP UGM

Editor: Nahla Alfiatunnisa, S.Pi.

Departemen Perikanan UGM Gelar Diseminasi Hasil Penelitian di Kegiatan Konsorsium Magister Ilmu Serumpun

Berita Rabu, 12 November 2025

Yogyakarta- 12 November 2025. Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah kegiatan diseminasi hasil penelitian Konsorsium Magister Ilmu Serumpun Perikanan dan Kelautan pada 12 November 2025. Acara ini diikuti oleh tujuh program studi magister dari Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dan Universitas Airlangga (Unair), dengan total sekitar 70 peserta.

Kegiatan diseminasi ini bertujuan memperkuat kolaborasi akademik dan membuka ruang berbagi hasil penelitian lintas perguruan tinggi. Acara dibuka oleh Prof. Alim Isnanstyo selaku ketua departemen Perikanan UGM. Dalam sambutannya beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran peserta dari berbagai universitas, dan berharap menjadi sarana untuk membangun iklim riset yang optimal, terutama di pulau Jawa. Selanjutnya kegiatan diisi dengan perkenalan singkat ketujuh program studi yang bergabung dalam konsorsium. Penjelasan ini juga dimaksudkan untuk memberikan gambaran utuh program studi dan kemungkinan kerjasama program dan riset lebih lanjut ke depannya.

Dalam sesi utama, beberapa peserta turut memaparkan temuan penelitian masing-masing, mencakup topik pengelolaan sumber daya perikanan, konservasi ekosistem pesisir, serta inovasi budidaya berkelanjutan. Dari Prodi Magister Manajemen SD Perikanan FPIK Undip diwakili oleh dua mahasiswa, diantaranya Hanan Az Zahra yang menyampaikan tentang, “Analisis Biomassa, Karbon, dan Klorofil Nipah (Nypa fruticans) berdasarkan Data Lapangan, Citra Sentinel-2A, dan UAV di Pesisir Sumatera, Tanjung Jabung Barat, Pangkal Babu, Jambi.”  Prodi Magister Bioteknologi Perikanan dan Kelautan FPK Unair menjelaskan mengenai, “Analisis Potensi Limbah Fermentasi Minuman Probiotik Multistrain Sebagai Feed Additive pada Pakan Udang Vannamei.” Disampaikan oleh Cut Syarifah Zahara.

Melalui kegiatan ini, konsorsium berharap dapat meningkatkan kontribusi akademisi terhadap pengembangan ilmu perikanan dan kelautan di Indonesia serta memperluas jaringan kolaboratif antarprogram studi. Penyelenggaraan kegiatan ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik.

Perikanan UGM dan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang Jalin Kerja Sama dalam Identifikasi dan Pelestarian Sumber Daya Ikan di Perairan Umum

Berita Rabu, 29 Oktober 2025

Yogyakarta, 29 Oktober 2025 – Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magelang dalam kegiatan identifikasi serta pelestarian sumber daya ikan di perairan umum Kabupaten Magelang. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pengelolaan berkelanjutan keanekaragaman hayati perairan tawar di wilayah tersebut.

Tim ahli dari Departemen Perikanan UGM, yang terdiri dari pakar konservasi, biologi perikanan, ekologi perairan, serta teknik penangkapan ikan, berkolaborasi langsung di lapangan bersama tim dari Dinas Peternakan dan Perikanan. Kegiatan ini mencakup survei dan pengambilan sampel ikan dari beberapa sungai utama di Kabupaten Magelang, antara lain Sungai Elo, Progo, Pabelan, Ndaru, serta beberapa anak sungainya. Pada tahap awal kegiatan, tim melakukan identifikasi jenis ikan yang tertangkap melalui proses sampling. Analisis meliputi pengamatan morfologi dan karakter genetik guna mengetahui keanekaragaman spesies ikan yang terdapat di lokasi sampling. Hasil identifikasi ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam upaya pelestarian dan pengelolaan sumber daya ikan di perairan umum secara berkelanjutan.

Kerja sama ini juga menjadi wujud nyata peran Universitas Gadjah Mada, melalui Departemen Perikanan, dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang perikanan. Departemen Perikanan UGM merupakan salah satu lembaga akademik yang secara konsisten fokus pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang perikanan, baik perairan laut maupun perairan darat. Dengan dukungan tenaga ahli multidisiplin, departemen ini berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengelolaan sumber daya ikan yang berkelanjutan dan berbasis ilmiah.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan akan terjalin sinergi antara pemerintah daerah dan institusi akademik dalam menjaga keberlanjutan ekosistem perairan dan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sumber daya perikanan. Kegiatan ini juga selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Kolaborasi ini mendukung pencapaian SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan ketahanan pangan berbasis sumber daya lokal, SDG 14 (Ekosistem Laut) dengan menjaga kelestarian ikan endemik, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Dengan demikian, inisiatif ini bukan hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi pada kelestarian ekosistem dan pembangunan berkelanjutan.

Penulis: Faizal Rachman, S.Pi., M.Sc., Ph.D. dan Nahla Alfiatunnisa, S.Pi.

123…15
Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY