• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Staff Dosen
    • Staff Kependidikan
    • KERJA SAMA
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Penjaminan Mutu
  • TUK
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
    • Informasi
  • Beranda
  • SDG 12: Responsible Consumption and Production
  • SDG 12: Responsible Consumption and Production
  • hal. 4
Arsip:

SDG 12: Responsible Consumption and Production

Program Pengabdian Masyarakat Departemen Perikanan UGM: Inovasi Pakan Ikan Berbasis Bahan Lokal untuk Ekonomi Berkelanjutan Desa Argomulyo

Berita Rabu, 20 Agustus 2025

Program pengabdian masyarakat terkait pengembangan produksi pakan Ikan resmi dilaksanakan di Desa Argomulyo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, DIY pada tahun 2025. Kegiatan ini diketuai oleh salah satu Dosen Departemen Perikanan UGM yaitu Dr. Desy Putri Handayani, S.Pi. dan melibatkan mahasiswa S1 maupun S2. Kegiatan pengabdian ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat skema terapan dari Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) UGM. Tujuan utama dari program ini adalah untuk mengembangkan pakan ikan yang mampu menyediakan pakan berkualitas dengan harga kompetitif, sehingga dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan.

Pelaksanaan kegiatan dirancang dalam beberapa tahapan. Pada bulan Maret dilakukan survei lapangan untuk memetakan potensi, kebutuhan, serta permasalahan yang dihadapi masyarakat. Tahap berikutnya dilaksanakan pemantauan pada bulan Juni guna mengevaluasi kesiapan masyarakat, sarana, dan potensi bahan baku lokal. Adapun pada bulan Agustus, kegiatan difokuskan pada pelatihan teknis intensif yang mencakup transfer teknologi formulasi pakan, manajemen usaha, hingga praktik produksi langsung.

Program ini dijadwalkan berlangsung selama tiga tahun dengan melibatkan akademisi, pemerintah daerah, dan komunitas desa untuk menjamin keberlanjutan. Selain pembangunan fasilitas produksi, kegiatan ini juga menitikberatkan pada peningkatan kapasitas masyarakat melalui pengenalan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Para pembudidaya diberikan pemahaman mengenai persiapan kolam yang sesuai standar, penggunaan obat ikan secara tepat, serta pengelolaan budidaya yang berkelanjutan. Materi pelatihan juga mencakup aspek penting nutrisi pakan, mulai dari pemilihan bahan baku, cara pemberian yang tepat, frekuensi pakan, hingga pengaturan padat tebar dan formulasi pakan sesuai kebutuhan ikan. Metode pelatihan dirancang secara interaktif melalui workshop, praktik berkelompok, serta pencatatan logbook. Hal ini bertujuan agar para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan langsung dalam kegiatan budidaya. Dengan keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri dalam mengelola usaha perikanan, sekaligus meningkatkan produktivitas secara efisien.

Program ini juga memperkenalkan pemanfaatan bahan lokal seperti pakan umum dan limbah tahu yang dapat digunakan sebagai bahan alternatif pembuatan pakan ikan. Pendekatan ini menjadi strategi untuk mengurangi ketergantungan terhadap pakan komersial yang relatif mahal, sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan limbah yang tersedia di sekitar masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada efisiensi biaya produksi, tetapi juga mendukung prinsip ekonomi sirkular yang ramah lingkungan. Respon masyarakat Desa Argomulyo terhadap kegiatan ini sangat positif. Para pembudidaya merasa terbantu dengan pengetahuan baru yang diberikan, bahkan mereka mengusulkan agar diadakan pelatihan lanjutan, khususnya terkait penggunaan bahan pakan alternatif lainnya.

Antusiasme ini menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk mengembangkan usaha perikanan yang lebih mandiri dan berdaya saing. Ketua pelaksana, Dr. Desy Putri Handayani, menyampaikan pesan bahwa kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkesinambungan agar masyarakat semakin terampil memproduksi pakan ikan secara mandiri. Dengan keterampilan tersebut, masyarakat dapat menekan biaya produksi, meningkatkan keuntungan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Ia berharap model usaha pakan ikan berbasis masyarakat yang dirintis di Argomulyo dapat menjadi contoh yang berkelanjutan dan direplikasi di wilayah lain yang memiliki potensi perikanan. Kegiatan ini sejlan dengan tujuan global atau SDGs pada poin ke-2 : Mengakhiri Kelaparan, poin ke-8 : Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan poin ke-12 : Konsumsi dan Produksi yang Berkelanjutan.

Penulis : Rafi Sukma Aulia

Editor : Nahla Alfiatunnisa, S.Pi.

All 1 2

Penguatan Kompetensi SDM dalam Pembinaan Mutu dan Keamanan Produk Perikanan bagi Dinas Perikanan Kabupaten Mimika

Berita Kamis, 3 Juli 2025

Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kompetensi Sumber Daya Manusia dalam Pembinaan Mutu dan Keamanan Produk Perikanan pada 2–3 Juli 2025 di Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari Dinas Perikanan Kabupaten Mimika, yakni Feky Jerny Walalayo, S.Pi., Novita Heri Sapulete, S.Pi., Sombolayuk, S.E., Sisilia Yikim, S.E., Yuliana Edita Mapeko, dan Astrid Welafubun, A.Md. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis peserta dalam aspek mutu dan keamanan produk perikanan, baik dalam skala usaha kecil maupun industri.

Selama dua hari, peserta mengikuti sesi materi dan workshop intensif yang meliputi standar mutu dan sistem jaminan mutu produk perikanan, penanganan hasil perikanan, pengujian mutu mikrobiologis dan sensoris, serta praktik evaluasi sanitasi dan hygiene fasilitas produksi. Selain itu, peserta juga dilatih dalam penerapan rantai dingin, teknik sampling, serta strategi pembinaan pelaku usaha berbasis studi kasus. Dengan metode pembelajaran interaktif dan praktik langsung di laboratorium, peserta dibekali kemampuan untuk melakukan penilaian mutu secara efektif dan menyusun strategi pembinaan teknis yang aplikatif.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu menjadi agen pembina mutu yang kompeten di daerah masing-masing, khususnya dalam menjamin produk perikanan yang aman, bermutu, dan berdaya saing. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs poin 2: Tanpa Kelaparan, poin 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dan poin 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggungjawab melalui penguatan sistem jaminan mutu dan keamanan pangan berbasis ilmu pengetahuan dan kolaborasi antar-instansi.

Penulis: Aurelie Firlana Salsabilla

Editor: Nahla Alfiatunnisa

1234
Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY