• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Staff Dosen
    • Staff Kependidikan
    • KERJA SAMA
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Penjaminan Mutu
  • TUK
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
    • Informasi
  • Beranda
  • SDG 9: Industry Innovation and Infrastructure
  • SDG 9: Industry Innovation and Infrastructure
  • hal. 9
Arsip:

SDG 9: Industry Innovation and Infrastructure

Perikanan UGM Gelar Workshop Vaksinasi Ikan Skala Internasional untuk Akuakultur Sehat dan Berkelanjutan

Berita Senin, 14 Juli 2025

Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, pada 14 Juli 2025 menyelenggarakan kegiatan Workshop Vaccination of Aeromonas spp. in Tilapia (Oreochromis sp.) and Catfish (Clarias sp.). Kegiatan ini dirancang untuk menangani tingginya kasus penyakit akibat infeksi bakteri Aeromonas spp. yang sering menyerang ikan budidaya, khususnya ikan nila dan ikan lele. Infeksi tersebut diketahui dapat mengakibatkan gangguan pertumbuhan, kerusakan jaringan, hingga kematian masal, yang berimplikasi pada kerugian ekonomi serius bagi pembudidaya. Penggunaan antibiotik secara berlebihan dalam budidaya perikanan menambah tantangan baru, karena menimbulkan resistensi bakteri serta residu antibiotik pada produk perikanan. Oleh karena itu, vaksinasi dipandang sebagai solusi alternatif yang lebih aman, berkelanjutan, dan ramah lingkungan dalam meningkatkan kesehatan serta ketahanan ikan terhadap penyakit.

Workshop ini dirancang untuk memberikan pengetahuan komprehensif baik secara teoritis maupun praktis mengenai produksi vaksin inaktif berbasis Aeromonas spp.. Kegiatan terdiri atas dua sesi utama, yaitu sesi teori dan hands-on training. Pada sesi teori, peserta mendapatkan paparan materi mengenai dasar-dasar imunologi ikan, prinsip produksi vaksin, serta implementasi vaksinasi dalam budidaya ikan air tawar. Sementara pada sesi hands-on, peserta terlibat langsung dalam berbagai kegiatan laboratorium, seperti mengkultur bakteri patogen, melakukan inaktivasi menggunakan formalin, formulasi vaksin hingga tahap pengeringan beku (freeze-drying), dan menentukan dosis vaksin melalui metode spektrofotometri. Selain itu, peserta juga dilatih melakukan uji toksisitas vaksin pada ikan nila serta teknik pengambilan darah dan pemisahan serum untuk analisis imunologis.

Tidak hanya terbatas pada laboratorium, kegiatan ini juga mencakup praktik lapangan untuk memberikan pengalaman nyata kepada peserta. Pada sesi lapangan, peserta mempraktikkan vaksinasi langsung pada ikan nila dan ikan lele menggunakan metode injeksi intraperitoneal (IP). Prosedur ini meliputi teknik penanganan ikan dengan meminimalkan stres, anestesi menggunakan air es, penyuntikan vaksin secara tepat, serta pemulihan pasca injeksi. Peserta juga dilatih melakukan pengamatan ante-mortem dan post-mortem untuk mengevaluasi respons ikan terhadap vaksinasi, termasuk identifikasi gejala stres, lesi, perilaku abnormal, serta pencatatan mortalitas. Melalui pengalaman langsung ini, peserta diharapkan dapat memahami prosedur vaksinasi secara komprehensif sekaligus membangun keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri akuakultur.

Peserta workshop berasal dari berbagai kalangan, baik internal maupun eksternal UGM, yang menunjukkan besarnya minat terhadap tema kegiatan ini. Peserta dari eksternal didominasi oleh perwakilan lembaga dan institusi seperti CPP, Vaksindo, PT Central Proteina, Politeknik AUP, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, hingga Institut Teknologi Bandung (ITB). Kehadiran peserta lintas lembaga ini memperkuat nilai kolaborasi dan memperluas jangkauan diseminasi ilmu. Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber internasional, yaitu Prof. Dr. Ina Salwany dari Universiti Putra Malaysia yang berbagi pengalaman riset vaksinasi ikan laut di Malaysia, serta Dr. Tharangani Herath dari Harper Adams University, Inggris, yang memberikan pandangan mengenai pentingnya penguatan teknologi vaksinasi berbasis ilmiah. Dengan melibatkan pakar dari berbagai negara, kegiatan ini menjadi forum pertukaran ilmu yang bernuansa global. Hal ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendorong penguatan kapasitas akademik, penelitian, serta praktik lapangan yang relevan dengan tantangan global di sektor perikanan dan akuakultur.

Menurut salah satu panitia, Dr. drh. Nur Lailatul Fitrotun Nikmah, kegiatan workshop ini akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan inovasi materi dan pembicara yang lebih variatif. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran narasumber internasional menjadi bukti nyata bahwa kegiatan ini berpotensi menjadi forum akademik internasional yang strategis bagi pengembangan ilmu di bidang kesehatan ikan. Lebih jauh, beliau berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa UGM, tetapi juga dapat diaplikasikan oleh peserta eksternal dalam mendukung praktik budidaya ikan yang sehat, berkelanjutan, dan bebas antibiotik. Dengan semangat kolaborasi dan keterbukaan, kegiatan ini diharapkan menjadi pijakan penting dalam mencetak generasi akademisi, peneliti, dan praktisi perikanan yang berdaya saing global. Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan global atau SDGs pada poin ke-4 : Pendidikan Berkualitas, poin ke-9 : Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, poin ke-14 : Ekosistem Laut, serta poin ke-17: Kemitraan Untuk Mencapai Lanjutan.

 

Penulis : Rafi Sukma Aulia

Editor: Nahla Alfiatunnisa

Departemen Perikanan UGM Terima Kunjungan Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan IPB University

Berita Rabu, 9 Juli 2025

Yogyakarta, 9 Juli 2025 — Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan akademik dari Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL), IPB University. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membangun kolaborasi strategis antar dua universitas besar di Indonesia dalam bidang perikanan, kelautan, dan pengelolaan sumber daya pesisir. Rombongan dari IPB University disambut dengan hangat oleh Ketua Departemen Perikanan UGM beserta Sekretaris Departemen, serta sejumlah dosen dan staf Departemen Perikanan.

Pada pertemuan ini, kedua pihak membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dilakukan, mulai dari kolaborasi riset, pertukaran pengetahuan, hingga kegiatan akademik bersama. Salah satu agenda utama adalah rencana penyelenggaraan The 5th International Conference on Integrated Coastal Management and Marine Biotechnology yang merupakan sebuah forum internasional yang akan mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi di bidang pengelolaan pesisir, kelautan, serta bioteknologi. Konferensi ini diharapkan menjadi ajang strategis untuk menyebarkan hasil-hasil penelitian terkini, memperkenalkan inovasi teknologi, serta membuka diskusi tentang tantangan dan peluang dalam pengelolaan pesisir yang berkelanjutan.

Departemen Perikanan UGM maupun PKSPL IPB sama-sama optimistis bahwa kunjungan ini akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas, mulai dari penelitian bersama, publikasi ilmiah kolaboratif, hingga pengembangan program akademik yang mendukung pembangunan pesisir Indonesia. Selain itu, melalui konferensi internasional yang akan digelar, kedua institusi berharap dapat mendorong munculnya gagasan baru yang relevan dengan tantangan global, seperti perubahan iklim, degradasi ekosistem pesisir, hingga pemanfaatan bioteknologi untuk keberlanjutan sumber daya laut.

Momen ini menjadi simbol harapan bahwa kolaborasi antara UGM dan IPB akan terus berkembang, menghasilkan dampak nyata tidak hanya bagi akademisi, tetapi juga bagi masyarakat pesisir dan pengelolaan sumber daya laut di Indonesia. Sinergi antara Departemen Perikanan UGM dan PKSPL IPB University, diharapkan lahir terobosan-terobosan baru dalam pengelolaan sumber daya pesisir yang lebih inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan. Kunjungan ini sekaligus menegaskan peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan pesisir yang berpihak pada ilmu pengetahuan dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini mendukung Tujuan Global untuk Pembangunan Berkelanjutan pada point (1) Menghapus Kemiskinan, (4) Pendidikan Bermutu, (8) Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, (9) Infrastruktur Industri dan Inovasi, (13) Penanganan Perubahan Iklim, (14) Menjaga Ekosistem Laut, dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Kharisma Pundhi Rukmana

Editor: Nahla Alfiatunnisa, S.Pi.

Departemen Perikanan UGM Terima Kunjungan Mahasiswa Universitas Sriwijaya

Berita Sabtu, 21 Juni 2025

Yogyakarta, 17 Juni 2025 — Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan akademik dari Universitas Sriwijaya (UNSRI) pada Selasa, 17 Juni 2025. Kunjungan ini diikuti oleh 46 mahasiswa Program Studi Budidaya Perikanan UNSRI bersama dosen pendamping yaitu Dr. Ferdinand Hukama Taqwa, S.Pi, M.Si., Dr. Mohamad Amin, S.Pi, M.Si., Dr. Marini Wijayanti, S.Pi, M.Si., dan Azmi Afriansyah, S.Pi, M.Si. Kegiatan ini dijalankan dalam upaya pengenalan profil dan fasilitas penunjang pendidikan Departemen Perikanan UGM.

Rombongan disambut langsung oleh Ketua Departemen Perikanan UGM, Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc., yang dalam sambutannya menjelaskan kondisi terkini program-program studi di Departemen Perikanan. Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. juga menjelaskan berbagai agenda akademik unggulan seperti program Magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta skema program fast track bagi mahasiswa sarjana yang ingin melanjutkan ke jenjang magister secara terintegrasi. Perikanan sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam pengembangan pendidikan perikanan. Kunjungan seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkuat jejaring antar perguruan tinggi.

Dr. Ferdinand Hukama Taqwa, S.Pi. sebagai perwakilan UNSRI, menyampaikan apresiasi kepada Departemen Perikanan UGM atas sambutan yang diberikan serta kesempatan bagi mahasiswa UNSRI untuk belajar langsung dari lingkungan akademik UGM. Universitas Sriwijaya berterima kasih atas penerimaan yang hangat. Beliau juga berharap kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tur kampus mengelilingi sejumlah fasilitas unggulan milik Departemen Perikanan UGM. Lokasi yang dikunjungi antara lain Teaching Farm, Inkubator Mina Bisnis, dan Ruang Penelitian Perairan Maju. Di setiap titik kunjungan, mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai fungsi dan peralatan yang tersedia, serta berkesempatan mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan pengelola fasilitas.

Sri Indah Rahmawati, M.Si sedang mengenalkan Drone Bawah Air di Laboratorium Perikanan Maju

Rangkaian kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama di depan gedung Departemen Perikanan UGM sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan dari kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh antusiasme dan semangat kolaboratif.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian beberapa poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan akses dan kualitas pembelajaran lintas institusi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan pengenalan fasilitas riset dan inkubasi inovasi sektor perikanan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) yang tercermin dalam semangat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mendukung kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan di sektor kelautan dan perikanan.

Penulis: Galuh Wulanuari

Editor: Dr. Mukti Aprian

Persiapan Visitasi Akreditasi ASIIN di Departemen Perikanan UGM

Berita Sabtu, 21 Juni 2025

Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada tengah mempersiapkan diri menyambut kegiatan visitasi akreditasi internasional dari ASIIN (Accreditation Agency for Degree Programs in Engineering, Informatics, the Natural Sciences and Mathematics) yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 25 Juni 2025. Kegiatan persiapan dilaksanakan secara intensif di seluruh lingkungan gedung Departemen Perikanan, melibatkan dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan tim penjaminan mutu. Persiapan ini merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan mutu akademik dan pengakuan internasional terhadap program studi di Departemen Perikanan. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Fakultas Pertanian UGM sebagai bagian dari komitmen menuju standar pendidikan tinggi bertaraf global.

Rangkaian kegiatan persiapan mencakup pembersihan menyeluruh dan penataan ruang, termasuk perapian dokumen penting serta pemusnahan dokumen ilegal atau tidak relevan. Laboratorium ditertibkan dengan membuang barang-barang yang tidak lagi digunakan, memperbaiki fasilitas yang rusak, dan memperjelas tanda-tanda keselamatan kerja serta label peralatan. Fasilitas penunjang perkuliahan juga dibenahi demi memastikan kenyamanan dan kelayakan selama proses visitasi berlangsung. Kegiatan ini juga menjadi momentum evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap manajemen sarana dan prasarana di lingkungan Departemen.

Melalui kegiatan ini, Departemen Perikanan berharap dapat menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola pendidikan yang berkualitas, transparan, dan berorientasi global. Persiapan visitasi ASIIN diharapkan tidak hanya berujung pada akreditasi internasional, tetapi juga mendorong budaya mutu yang berkelanjutan. Lebih jauh, kegiatan ini sejalan dengan tujuan SDG poin ke-4 (Pendidikan Berkualitas), yakni memastikan pendidikan inklusif dan berkualitas serta mendukung kesempatan belajar sepanjang hayat. SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) dengan perbaikan fasilitas riset dan inkubasi inovasi sektor perikanan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) Dengan dukungan seluruh sivitas akademika, Departemen Perikanan optimis dapat mencapai hasil terbaik dalam proses akreditasi mendatang.

Penulis: Aurelie Firlana Salsabilla

Editor: Dr. Mukti Aprian

Perikanan UGM Raih Prestasi Gemilang di Lomba Fotografi PORTANI 2025

Berita Rabu, 11 Juni 2025

Yogyakarta, 11 Juni 2025 – Ajang Pekan Olahraga Fakultas Pertanian (PORTANI) Universitas Gadjah Mada kembali digelar dengan meriah tahun ini, menghadirkan berbagai cabang perlombaan yang tidak hanya menonjolkan sisi fisik, tetapi juga kreativitas dan seni mahasiswa. Salah satu cabang yang menyedot perhatian adalah lomba fotografi, yang mengusung tema “Harmoni Alam, Manusia dan Pertanian. Lomba ini terbuka bagi seluruh mahasiswa di lingkungan Fakultas Pertanian UGM. Para peserta diminta untuk mengabadikan momen yang merefleksikan hubungan manusia dengan alam, pertanian, serta kearifan lokal dalam menjaga lingkungan.

Dari beberapa karya yang masuk, dua nama dari Departemen Perikanan UGM berhasil mencetak prestasi membanggakan. Dengan karyanya berjudul “Di Antara Bukit dan Langit”, karya Fathurrahman Kafi dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan UGM Angkatan 2023 berhasil memukau dewan juri melalui sudut pandang yang unik dengan peraihan Juara 1. Foto tersebut menangkap momen seseorang yang berada di persawahan dimana menciptakan harmoni visual yang kuat antara manusia dan alam. Karya selanjutnya yang berjudul “Jelajah Sawah, Cintai Alam” oleh Bob Hadyan Angkatan 2024 berhasil membawa Juara 3 dengan foto yang unik dan memiliki visualisasi yang baik.

Lomba fotografi ini menjadi wadah yang penting bagi mahasiswa untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyuarakan isu-isu lingkungan melalui media visual. Kemenangan Kafi dan Bob menjadi bukti bahwa mahasiswa Perikanan UGM tidak hanya unggul dalam aspek akademik dan praktis, namun juga mampu bersaing dalam bidang seni dan komunikasi visual. Dengan torehan prestasi ini, Departemen Perikanan UGM semakin menegaskan eksistensinya sebagai departemen yang aktif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Semoga ke depan, semakin banyak mahasiswa perikanan yang berani berkarya dan menyuarakan isu lingkungan melalui berbagai platform. Kegiatan telah mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) pada point (3) Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan, (4) Pendidikan Bermutu, (9) Infrakstruktur, Industri, dan Inovasi (16) Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Kuat, dan (17) Kemitraan untuk Mencapai Tujuan

Penulis : Az Zahra Dewi Umayya Saputri

Editor: Nahla Alfiatunnisa, S.Pi.

1…789
Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY