Pusat Kolaborasi Riset Rekayasa Bioproduk Alga UGM Perkuat Kolaborasi Riset dan Hilirisasi Potensi Alga Indonesia
Berita Rabu, 7 Oktober 2026
Pusat Kolaborasi Riset (PKR) Rekayasa Bioproduk Alga Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat jejaring kolaborasi riset dan pengembangan produk berbasis alga melalui rangkaian kunjungan dan diskusi dengan mitra akademik serta industri pada 5 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan dipimpin oleh Ketua PKR Rekayasa Bioproduk Alga UGM, Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc., bersama tim UGM dan BRIN.
Kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Prof. drg. Ika Dewi Ana, M.Kes., Ph.D. dari PKR Perancah Biomedis, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM. Pertemuan tersebut membahas peluang kolaborasi antara PKR Rekayasa Bioproduk Alga dan PKR Perancah Biomedis, khususnya dalam mengintegrasikan potensi bahan dan senyawa bioaktif yang berasal dari alga dengan pengembangan material untuk aplikasi biomedis. Setelah pertemuan di FKG UGM, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi PKR Rekayasa Bioproduk Alga di Departemen Perikanan UGM. Diskusi membahas arah pengembangan PKR ke depan, termasuk strategi penelitian, penguatan jejaring kolaborasi, pengembangan produk, serta peluang hilirisasi hasil riset. Dalam diskusi tersebut, pengembangan bioproduk berbasis alga diarahkan pada berbagai sektor potensial, terutama bidang medis dan biomedis.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan diskusi ke CV Indo Raya Internasional sebagai mitra industri. Pertemuan ini membahas peluang kerja sama dalam pengembangan dan hilirisasi produk kosmetik berbasis alga. Keterlibatan mitra industri dinilai penting untuk memastikan hasil riset dapat dikembangkan sesuai kebutuhan dan peluang pasar, sehingga tidak berhenti pada tahap publikasi ilmiah, tetapi dapat dilanjutkan menuju produk yang aplikatif dan memiliki nilai ekonomi.
Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi peluang penelitian bersama, pengembangan prototipe, serta penyusunan program kolaboratif yang dapat memperkuat posisi Indonesia dalam pemanfaatan sumber daya alga sebagai bahan baku bioproduk inovatif. Kolaborasi ini juga sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui penguatan riset, inovasi, dan hilirisasi bioproduk berbasis alga; SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui pengembangan pemanfaatan sumber daya alga yang bernilai tambah dan berkelanjutan; serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan sektor industri. Pengembangan bioproduk alga diharapkan tidak hanya menghasilkan inovasi berbasis pengetahuan, tetapi juga mendorong pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan, menciptakan nilai ekonomi, dan memperkuat kontribusi riset Indonesia terhadap pembangunan berkelanjutan.