Yogyakarta — Perjalanan karier lulusan perikanan tidak selalu berakhir di tambak atau laboratorium. Hal ini tergambar dalam episode podcast bertajuk “Kisah Karier Auditor Sustainable Aquaculture dari Lulusan Perikanan UGM” yang menghadirkan Cindy Silvia Hadi sebagai narasumber, dengan Dr. Anes Dwi Jayanti sebagai host.
Dalam perbincangan tersebut, Cindy membagikan kisah perjalanannya meniti karier sebagai auditor di bidang sustainable aquaculture—sebuah profesi yang berperan penting dalam memastikan praktik budidaya perikanan berjalan sesuai standar keberlanjutan global. Profesi ini menuntut pemahaman mendalam tidak hanya pada aspek teknis budidaya, tetapi juga pada regulasi, lingkungan, hingga tata kelola industri.
Cindy menjelaskan bahwa latar belakang pendidikan di bidang perikanan, khususnya pemahaman tentang kualitas air, manajemen pakan, dan kesehatan ikan, menjadi fondasi penting dalam pekerjaannya saat ini. Kompetensi tersebut diperkuat dengan kemampuan analisis dan komunikasi yang dibutuhkan dalam proses audit, termasuk saat berinteraksi dengan pelaku industri.
“Perikanan itu luas, dan peluangnya tidak hanya di produksi, tetapi juga di aspek keberlanjutan,” menjadi salah satu pesan kunci yang disampaikan dalam diskusi tersebut.
Sebagai auditor, Cindy terlibat dalam proses evaluasi praktik budidaya di berbagai perusahaan untuk memastikan kesesuaian dengan standar internasional yang berorientasi pada lingkungan dan keberlanjutan. Peran ini menjadi semakin penting di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap produk perikanan yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab.
Sementara itu, host Dr. Anes Dwi Jayanti menekankan bahwa perkembangan sektor akuakultur saat ini memang membutuhkan sumber daya manusia yang adaptif dan memiliki perspektif multidisiplin. Dunia perikanan tidak lagi hanya berbicara tentang produksi, tetapi juga tentang keberlanjutan, sertifikasi, dan tata kelola global.
Podcast ini juga menjadi refleksi bahwa lulusan perikanan memiliki spektrum karier yang luas, mulai dari praktisi budidaya, peneliti, hingga profesional di bidang audit dan sertifikasi. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan perikanan mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
Secara lebih luas, peran auditor dalam akuakultur berkelanjutan juga berkaitan erat dengan agenda Sustainable Development Goals, khususnya SDG 14 (Life Below Water), SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan SDG 12 (Responsible Consumption and Production). Melalui pengawasan dan evaluasi praktik budidaya, auditor membantu memastikan bahwa produksi perikanan tetap menjaga keseimbangan ekosistem serta memenuhi standar keberlanjutan global.
Link Youtube: Kisah Karier Auditor Sustainable Aquaculture dari Lulusan Perikanan UGM