Dosen THP UGM Bahas Pemanfaatan Lactiplantibacillus plantarum untuk Peningkatan Mutu Terasi
Berita Selasa, 15 September 2026
Semarang, 9 September 2026 — Dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Mgs. Muhammad Prima Putra, turut mempresentasikan hasil penelitian pada The 9th International Conference on Tropical and Coastal Region Eco-Development (ICTCRED) 2026 yang berlangsung di Semarang pada 9 September 2026. Dalam forum tersebut, ia mempresentasikan penelitian berjudul “Application of Lactiplantibacillus plantarum GMP 1 to Improve Quality, Safety, and Functional Properties of Rebon Shrimp Paste.”
Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Lactiplantibacillus plantarum GMP 1 dalam proses pengolahan terasi berbahan dasar udang rebon. Kajian diarahkan untuk melihat potensi penggunaan mikroorganisme tersebut dalam meningkatkan mutu, keamanan, serta sifat fungsional produk hasil fermentasi.
Terasi merupakan salah satu produk olahan hasil perikanan yang telah lama menjadi bagian dari pangan masyarakat Indonesia. Namun, pengembangan kualitas produk dan pengendalian keamanan menjadi aspek penting untuk meningkatkan daya saingnya. Melalui pendekatan teknologi fermentasi, penelitian ini mengeksplorasi peluang untuk menghasilkan produk terasi dengan karakteristik yang lebih baik sekaligus memberikan nilai tambah terhadap komoditas udang rebon.
Pemanfaatan Lactiplantibacillus plantarum juga menunjukkan bagaimana teknologi fermentasi dapat dikembangkan tidak hanya untuk menghasilkan karakteristik produk yang diinginkan, tetapi juga sebagai pendekatan dalam pengembangan pangan fungsional dan peningkatan keamanan pangan. Kajian semacam ini menjadi bagian penting dalam pengembangan teknologi pengolahan hasil perikanan yang inovatif dan berbasis pada potensi sumber daya lokal.
Keikutsertaan Muhammad Prima Putra dalam ICTCRED 2026 menjadi kesempatan untuk mendiseminasikan hasil penelitian sekaligus memperluas pertukaran pengetahuan mengenai inovasi pengolahan hasil perikanan. Penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan produk perikanan bernilai tambah yang aman, berkualitas, dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut pada skala industri.
Kegiatan ini turut mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui pengembangan pangan berbasis sumber daya perikanan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan keamanan dan sifat fungsional pangan, serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan inovasi teknologi fermentasi dalam pengolahan hasil perikanan.