Mahasiswa Perikanan UGM Diajak Turun Langsung Jaga Ikan Lokal Melalui Aksi Penebaran Benih di Embung Lembah UGM
Berita Senin, 18 Mei 2026
Yogyakarta — Upaya menjaga keberlanjutan sumber daya ikan lokal tidak hanya dilakukan melalui riset dan kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan. Dalam semangat konservasi dan kepedulian terhadap ekosistem perairan darat, mahasiswa Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada diajak berpartisipasi dalam kegiatan Penebaran Ikan dalam Rangka Konservasi In Situ Ikan Lokal yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-63 Departemen Perikanan.
Kegiatan yang berlangsung di Embung Lembah UGM tersebut menjadi bagian dari upaya pelestarian dan pemulihan sumber daya ikan lokal di perairan umum daratan melalui pendekatan konservasi in situ, yaitu pelestarian spesies langsung di habitat alaminya. Sejak pagi hari, mahasiswa Perikanan UGM dijadwalkan terlibat dalam kegiatan penebaran benih ikan sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda lingkungan, tetapi juga ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung praktik konservasi sumber daya perikanan di lapangan.
Penebaran benih ikan lokal memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan populasi spesies asli perairan. Berbagai tekanan seperti perubahan lingkungan, degradasi habitat, hingga aktivitas manusia dapat memengaruhi keberadaan ikan lokal di perairan umum. Melalui kegiatan konservasi seperti ini, upaya pemulihan populasi dan pelestarian keanekaragaman hayati perairan dapat diperkuat.
Bagi mahasiswa Perikanan UGM, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga karena mempertemukan aspek akademik dengan praktik nyata konservasi. Pembelajaran mengenai ekologi, pengelolaan sumber daya perairan, hingga keberlanjutan lingkungan tidak hanya dipahami secara teoritis di kelas, tetapi juga diwujudkan melalui keterlibatan langsung di lapangan.
Selain menjadi bentuk aksi konservasi, kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam menjaga sumber daya perikanan lokal. Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga ekosistem perairan sebagai bagian dari masa depan lingkungan Indonesia. Semangat menjaga ikan lokal bukan sekadar tentang menambah populasi ikan di perairan, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem dan warisan biodiversitas yang dimiliki Indonesia.
Kegiatan ini juga mendukung agenda global Sustainable Development Goals, khususnya SDG 14 (Life Below Water) SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, dan SDG 15 (Life on Land). Pelestarian keanekaragaman hayati dan pengelolaan sumber daya perairan berkelanjutan menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem untuk generasi mendatang.