HUT ke-62 Departemen Perikanan UGM: Kukuhkan Komitmen untuk Pendidikan dan Penelitian Bermutu
Berita Senin, 1 September 2025
Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada menggelar acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 pada Senin, 1 September 2025. Kegiatan ini dilaksanakan melalui zoom untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada seluruh civitas dan alumni agar dapat hadir tanpa batasan ruang. Puncak peringatan ini dirancang sebagai ajang sosialisasi hasil kinerja dan prestasi Departemen Perikanan Fakultas Pertanian UGM selama satu tahun terakhir sekaligus memperingati usia emas perjalanan institusi yang telah berdiri sejak lebih dari enam dekade. Dengan suasana penuh kebersamaan, acara ini menegaskan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam menjaga relevansi pendidikan dan riset di bidang perikanan.
Rangkaian acara dimulai dengan pemaparan Laporan Tahunan Departemen Perikanan UGM yang disampaikan secara sistematis dan menyeluruh. Laporan tersebut mencakup berbagai aspek penting, antara lain prestasi akademik mahasiswa, publikasi ilmiah dosen, capaian penelitian unggulan, program pengabdian masyarakat, serta jalinan kerja sama dengan berbagai pihak nasional maupun internasional. Informasi ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi internal, tetapi juga wujud transparansi kepada seluruh peserta kegiatan. Dengan adanya pemaparan ini, civitas akademika dapat memahami arah pengembangan departemen dan kontribusinya terhadap kemajuan ilmu perikanan. Hal ini memperlihatkan bahwa Departemen Perikanan UGM berkomitmen untuk terus berinovasi di tengah tantangan global.
Sesi yang paling ditunggu-tunggu dalam puncak peringatan ini adalah orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dr. Mohamad Zaki Mahasin, S.Pi., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Koordinator Pemanfaatan Air Laut dan Biofarmakologi di Direktorat Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dalam orasi ilmiah berjudul “Blue Economy dan Masa Depan Perikanan”, Dr. Zaki menekankan bahwa konsep ekonomi biru merupakan paradigma baru dalam mengelola sumber daya laut. Dr. Zaki juga menggarisbawahi pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dengan upaya konservasi agar keberlanjutan ekosistem laut tetap terjaga, serta menekankan peluang inovasi yang dapat diintegrasikan ke dalam penelitian dan pengembangan perikanan di Indonesia.
Meski dilaksanakan secara daring, acara berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan banyak pihak.Partisipasi purna tugas memberi nilai lebih karena menghadirkan refleksi atas kontribusi sekaligus memberikan inspirasi bagi generasi saat ini. Acara puncak HUT ke-62 ini memiliki relevansi erat dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Laporan kinerja departemen mencerminkan implementasi poin 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu akademik, riset, dan pengabdian. Orasi ilmiah tentang ekonomi biru sejalan dengan poin 14 (Ekosistem Lautan) karena menekankan pemanfaatan berkelanjutan sumber daya laut. Selain itu, keterlibatan beragam elemen dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga purna tugas mencerminkan poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) yang menekankan pentingnya kolaborasi. Dengan demikian, acara puncak HUT Departemen Perikanan UGM bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi refleksi komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.
Penulis : Rafi Sukma Aulia
Editor: Nahla Alfiatunnisa