Lupi Nugraheni, mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Perikanan, Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, meraih best oral presentation award pada 18th International Conference on Computer Research and Development (ICCRD) 2026 yang diselenggarakan pada 23–25 Januari 2026 di Singapura.
ICCRD merupakan konferensi internasional tahunan yang menjadi forum pertukaran hasil riset dan pengembangan di bidang teknologi komputer, khususnya artificial intelligence (AI) dan komputasi. Konferensi ini diikuti oleh peneliti, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai negara. ICCRD 2026 membahas pengembangan machine learning, intelligent computing, dan teknologi artificial intelligence (AI), serta berbagai topik terkait, seperti algoritma, sistem komputer, dan rekayasa perangkat lunak.
Dalam konferensi tersebut, Lupi mempresentasikan penelitian berjudul “A Random Forest Model-Based Detection of Threshold Effects in Environmental Drivers of Scad Distribution in the Western Waters of Sumatra”. Penelitian ini mengusung pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan ilmu perikanan, oseanografi, dan machine learning untuk menganalisis pengaruh faktor lingkungan terhadap distribusi ikan layang serta memprediksi zona potensi penangkapan ikan. Penelitian ini merupakan bagian dari tesis yang disusun dengan bimbingan Dr.rer.nat. Riza Yuliratno Setiawan, S.Kel.,M.Sc. dan Prof.Dr.Ir. Djumanto, M.Sc., serta didukung pendanaan dari Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Selain sebagai ajang presentasi ilmiah, ICCRD 2026 juga menjadi sarana penguatan jejaring akademik internasional. Selama kegiatan berlangsung, Lupi berkesempatan bertemu dan berdiskusi tidak hanya dengan mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara, tetapi juga dengan sesama mahasiswa Indonesia, termasuk mahasiswa dari Universitas Diponegoro dan Universitas Negeri Yogyakarta. Kegiatan sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan memperkuat jejaring dan kolaborasi akademik.