• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Staff Dosen
    • Staff Kependidikan
    • Kerja Sama
    • Laporan Kinerja UPPS
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Penjaminan Mutu
  • TUK
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
  • Beranda
  • Berita
  • Menelusuri Kehidupan Kelomang di Pantai Drini: Riset Mahasiswa Ungkap Keanekaragaman “Penghuni Cangkang” Pesisir Gunungkidul

Menelusuri Kehidupan Kelomang di Pantai Drini: Riset Mahasiswa Ungkap Keanekaragaman “Penghuni Cangkang” Pesisir Gunungkidul

  • Berita
  • 2 April 2026, 15.01
  • Oleh: mediaperikanan.faperta
  • 0

Pantai selatan Gunungkidul tidak hanya dikenal karena keindahan panorama lautnya, tetapi juga menyimpan kekayaan biodiversitas yang menarik untuk diteliti. Hal ini dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa Atalie Safa Danella Laksita Khairah, yang mengkaji karakteristik morfologi, indeks ekologi, dan pola distribusi kelomang di Pantai Drini, Gunungkidul.

Kelomang merupakan kelompok krustasea dari famili Diogenidae yang hidup di zona intertidal dan dikenal dengan kebiasaannya menggunakan cangkang gastropoda sebagai “rumah”. Dalam penelitian yang berlangsung pada September 2025 hingga Maret 2026 tersebut, Atalie melakukan pengambilan sampel menggunakan metode belt transect dengan plot kuadran berukuran 1×1 meter di tiga stasiun pengamatan di Pantai Drini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ini memiliki keragaman kelomang yang cukup tinggi. Tercatat sedikitnya tujuh spesies kelomang yang ditemukan, yaitu Clibanarius englaucus, Clibanarius humilis, Clibanarius merguiensis, Clibanarius striolatus, Clibanarius virescens, Calcinus laevimanus, dan Calcinus latens. Kelimpahan total kelomang mencapai 64,2 individu per meter persegi, dengan jumlah tertinggi ditemukan pada area yang memiliki substrat makroalga dan lamun.

Analisis indeks ekologi menunjukkan tingkat keanekaragaman berada pada kategori sedang, sementara tingkat keseragaman populasi tergolong tinggi. Pola distribusi kelomang juga cenderung mengelompok, yang menandakan bahwa kondisi habitat tertentu sangat memengaruhi keberadaan organisme ini.

Melalui penelitian ini, Atalie berharap hasil kajian tentang kelomang dapat memberikan informasi ilmiah penting mengenai kondisi ekosistem pesisir, sekaligus menjadi dasar pengelolaan dan konservasi biodiversitas di kawasan Pantai Drini, Gunungkidul. Penelitian ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, penelitian ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG  4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, dan Infrastruktur, dan SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan).

Tags: Fakultas Pertanian UGM Perikanan UGM SDG 14: Ekosistem Lautan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas Universitas Gadjah Mada

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY