Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, mulai dari melindungi garis pantai hingga menjadi habitat bagi berbagai organisme laut. Melihat pentingnya fungsi tersebut, mahasiswa melakukan penelitian untuk menilai kondisi kesehatan mangrove di kawasan Jembatan Api-Api, Kabupaten Kulon Progo.
Penelitian oleh Galang Mahmud Zaelani yang dibimbing Dr. Ratih Ida Adharini, S.Pi., M.Si. ini, bertujuan menganalisis struktur komunitas vegetasi mangrove, menghitung Indeks Kesehatan Mangrove (Mangrove Health Index/MHI), serta mengevaluasi pengaruh kualitas air terhadap kondisi ekosistem. Pengambilan data dilaksanakan pada September hingga Desember 2025 dengan metode purposive sampling di tiga titik pengamatan.
Dalam proses penelitian, Galang menggunakan metode transek untuk menganalisis struktur vegetasi mangrove. Sementara itu, persentase tutupan kanopi diukur menggunakan teknik hemispherical photography, yang memungkinkan pengamatan kondisi tajuk pohon secara lebih akurat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan mangrove Jembatan Api-Api didominasi oleh spesies Avicennia marina dengan nilai Indeks Nilai Penting (INP) mencapai 213,99%. Secara umum, nilai rata-rata Indeks Kesehatan Mangrove (MHI) di kawasan tersebut berada pada angka 35,86%, yang menandakan kondisi ekosistem dalam kategori sedang.
Selain itu, penelitian juga menemukan bahwa rata-rata kerapatan mangrove mencapai 3.800 individu per hektar dengan tutupan kanopi sekitar 76,6%. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor kualitas air berpengaruh terhadap kondisi mangrove. Salinitas diketahui memiliki pengaruh negatif yang sangat kuat terhadap kerapatan pohon, sedangkan kandungan fosfat justru memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan tutupan kanopi.
Melalui penelitian ini, diharapkan informasi mengenai kondisi kesehatan mangrove dapat menjadi dasar pengelolaan dan konservasi ekosistem pesisir di Kulon Progo agar tetap berkelanjutan. Penelitian ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, penelitian ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 8 Pekerjaan layan dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.