Yogyakarta — Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum refleksi perjalanan bangsa dalam membangun persatuan, semangat perubahan, dan cita-cita menuju masa depan yang lebih baik. Bagi Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi momen untuk merefleksikan peran sektor perikanan dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Kebangkitan hari ini tidak lagi dimaknai sebatas perjuangan fisik atau sejarah masa lalu. Di tengah perubahan iklim, tekanan terhadap sumber daya laut, perkembangan teknologi, hingga dinamika kebutuhan pangan global, kebangkitan sektor perikanan justru hadir melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi.
Indonesia sebagai negara maritim memiliki potensi luar biasa. Laut bukan hanya ruang geografis, tetapi juga sumber kehidupan, ruang ekonomi, sumber pangan, dan masa depan bangsa. Namun potensi besar tersebut menghadapi tantangan yang tidak ringan: penurunan kualitas lingkungan, eksploitasi sumber daya, sampah laut, perubahan ekosistem, serta ketimpangan pembangunan masyarakat pesisir.
Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat bahwa membangun masa depan sektor perikanan memerlukan semangat baru. Kebangkitan sektor perikanan tidak cukup hanya berbicara mengenai peningkatan produksi, tetapi juga tentang bagaimana sumber daya dikelola secara bijaksana dan berkelanjutan.
Bagi sivitas akademika Departemen Perikanan UGM, kebangkitan diwujudkan melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan penguatan generasi muda yang siap menjawab tantangan masa depan. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan memahami teori di ruang kelas, tetapi juga diajak hadir di lapangan, mendengarkan masyarakat, memecahkan persoalan nyata, dan menciptakan inovasi yang berdampak.
Di berbagai ruang pembelajaran, laboratorium, kawasan pesisir, hingga lokasi penelitian dan pengabdian, semangat kebangkitan tersebut terus tumbuh. Setiap penelitian, pengembangan teknologi, kerja sama, serta kegiatan mahasiswa menjadi bagian kecil dari upaya besar membangun masa depan laut Indonesia.
Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak lahir secara instan. Ia tumbuh dari kesadaran, kepedulian, dan kerja bersama. Di sektor perikanan, kebangkitan dimulai dari keberanian untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjaga laut agar tetap menjadi sumber kehidupan bagi generasi mendatang.
Refleksi ini juga sejalan dengan agenda global Sustainable Development Goals, khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 14 (Life Below Water), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals). Semangat kebangkitan di bidang perikanan bukan hanya tentang masa kini, tetapi juga tentang membangun masa depan yang berkelanjutan melalui ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap sumber daya akuatik.