• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Staff Dosen
    • Staff Kependidikan
    • KERJA SAMA
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Penjaminan Mutu
  • TUK
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
    • Informasi
  • Beranda
  • Berita
  • Dosen Perikanan UGM Belajar dari Prof. Caleb Gardner: Bangun Budaya Riset, Perkuat Produktivitas Publikasi, dan Perluas Kolaborasi

Dosen Perikanan UGM Belajar dari Prof. Caleb Gardner: Bangun Budaya Riset, Perkuat Produktivitas Publikasi, dan Perluas Kolaborasi

  • Berita
  • 26 Mei 2026, 17.55
  • Oleh: mediaperikanan.faperta
  • 0

Yogyakarta — Produktivitas riset dan publikasi ilmiah tidak hanya dibangun dari kemampuan individu, tetapi juga ditentukan oleh budaya akademik yang tumbuh di lingkungan institusi. Gagasan tersebut menjadi sorotan dalam kegiatan Guest Lecture Prof. Caleb Gardner bertajuk “Boosting Writing Productivity and Organisational Culture” yang diselenggarakan di Ruang 2.02 Gedung A4 Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan ini dihadiri dosen Departemen Perikanan UGM sebagai ruang refleksi dan penguatan budaya akademik.

Acara dibuka oleh Ketua Departemen Perikanan Prof. Dr. Ir. Alim Isnansetyo, M.Sc. dan menjadi momentum berbagi pengalaman internasional mengenai bagaimana organisasi akademik dapat meningkatkan kualitas riset secara berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, peserta berkesempatan berdiskusi bersama Prof. Caleb Gardner, akademisi dan peneliti senior dari Institute for Marine and Antarctic Studies (IMAS), University of Tasmania, Australia, yang dikenal luas melalui kontribusinya pada bidang ilmu perikanan, manajemen sumber daya laut, akuakultur, serta kajian kebijakan perikanan berkelanjutan. Prof. Gardner telah terlibat dalam berbagai penelitian internasional terkait pengelolaan perikanan, stok sumber daya laut, hingga sistem pengambilan keputusan berbasis sains. Ia juga memimpin berbagai kolaborasi riset jangka panjang yang menghubungkan perguruan tinggi, pemerintah, dan industri.

Pengalaman panjang tersebut membuat materi yang disampaikan tidak hanya berisi strategi menulis artikel ilmiah, tetapi juga membahas bagaimana membangun budaya organisasi yang mendukung produktivitas riset. Dalam paparannya, Prof. Gardner menekankan bahwa produktivitas publikasi tidak dapat bergantung pada motivasi personal semata. Menurutnya, lingkungan akademik perlu menciptakan budaya kerja yang mendorong kolaborasi, konsistensi, dan kebiasaan menulis yang berkelanjutan.

Salah satu poin yang banyak mendapat perhatian peserta adalah pentingnya membangun budaya riset yang sehat, di mana dosen dan peneliti saling mendukung, berbagi gagasan, dan bekerja dalam ekosistem akademik yang produktif. Ia menjelaskan bahwa institusi dengan budaya riset kuat umumnya tidak hanya menghasilkan publikasi lebih tinggi, tetapi juga memiliki dampak ilmiah yang lebih luas.

Prof. Gardner juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas bidang ilmu. Tantangan sektor perikanan dan kelautan saat ini dinilai semakin kompleks sehingga tidak dapat diselesaikan melalui satu pendekatan disiplin saja. Permasalahan modern memerlukan keterlibatan berbagai perspektif, mulai dari ilmu hayati, teknologi, ekonomi, sosial, hingga kebijakan publik.

Menurutnya, kolaborasi multidisiplin membuka peluang lahirnya pertanyaan riset yang lebih relevan, memperluas jejaring akademik, dan meningkatkan kualitas luaran penelitian. Pengalaman riset internasional menunjukkan bahwa karya kolaboratif cenderung menghasilkan dampak ilmiah yang lebih besar dibanding penelitian yang berjalan secara terpisah.

Selain itu, Prof. Gardner menekankan bahwa publikasi ilmiah bukan sekadar target administratif, tetapi bagian dari proses menyebarluaskan pengetahuan dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat. Kegiatan kuliah tamu ini menjadi ruang penting bagi dosen Departemen Perikanan UGM untuk memperoleh perspektif global mengenai pengembangan budaya akademik dan penguatan produktivitas ilmiah. Diskusi tersebut sekaligus memperkuat semangat kolaborasi dan inovasi dalam mendukung pengembangan riset yang lebih berdampak di masa depan. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Sustainable Development Goals khususnya SDG 4 (Quality Education), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan budaya riset dan jejaring kolaborasi akademik internasional.

Tags: Fakultas Pertanian UGM Perikanan UGM SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 9: Industry Innovation and Infrastructure Universitas Gadjah Mada

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY