Yogyakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM). Program Studi Magister Ilmu Perikanan resmi memperoleh akreditasi internasional dari ASIIN (Accreditation Agency for Study Programmes in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics). Pencapaian ini menjadi pengakuan internasional atas kualitas penyelenggaraan pendidikan, proses pembelajaran, dan capaian lulusan yang memenuhi standar akademik global.
Berdasarkan sertifikat akreditasi yang diterbitkan ASIIN, akreditasi untuk Program Studi Master of Science in Fisheries Science di Universitas Gadjah Mada berlaku mulai 26 September 2025 hingga 30 September 2031. Program studi ini juga dinyatakan memenuhi standar Level 7 European Qualifications Framework for Lifelong Learning (EQF LLL), yang menunjukkan kesetaraan kompetensi lulusan dengan jenjang magister pada kerangka kualifikasi pendidikan tinggi di Eropa.
ASIIN merupakan lembaga akreditasi internasional yang berbasis di Jerman dan dikenal luas dalam melakukan penjaminan mutu pendidikan tinggi di bidang teknik, ilmu alam, matematika, informatika, serta ilmu-ilmu terapan. Proses akreditasi dilakukan melalui evaluasi yang komprehensif terhadap kurikulum, capaian pembelajaran, kualitas dosen, tata kelola program studi, fasilitas pembelajaran, hingga sistem penjaminan mutu yang diterapkan oleh institusi.
Dalam sertifikat akreditasi disebutkan bahwa pemberian ASIIN Seal merupakan pengakuan bahwa program studi telah memenuhi tuntutan dunia akademik dan dunia profesi pada tingkat yang tinggi. Selain itu, ASIIN juga menilai bahwa program studi menyediakan lingkungan pembelajaran yang mendukung proses pendidikan yang berkualitas serta keberhasilan mahasiswa dalam mencapai kompetensi yang telah ditetapkan. Penilaian tersebut didasarkan pada standar pembelajaran berbasis capaian (learning outcomes) yang selaras dengan European Qualifications Framework dan European Standards and Guidelines.
Ketua Departemen Perikanan UGM menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Akreditasi internasional bukan hanya menjadi bentuk pengakuan atas kualitas pendidikan yang telah dicapai, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar akademik, memperkuat internasionalisasi, dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing di tingkat global.
Bagi mahasiswa, akreditasi ASIIN memberikan nilai tambah karena menunjukkan bahwa proses pendidikan yang dijalani telah memenuhi standar internasional. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan, memperluas peluang studi lanjut maupun karier profesional, serta memperkuat jejaring akademik dan penelitian dengan berbagai institusi di luar negeri.
Ke depan, Departemen Perikanan UGM akan terus memperkuat kualitas pendidikan melalui inovasi kurikulum, pengembangan riset yang relevan dengan tantangan global, peningkatan kolaborasi internasional, serta penguatan kemitraan dengan pemerintah, industri, dan berbagai lembaga penelitian. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi bagi pembangunan sektor perikanan dan kelautan yang berkelanjutan.
Pencapaian akreditasi internasional ini juga mendukung komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Pengakuan terhadap mutu pendidikan tinggi berkontribusi pada SDG 4: Quality Education melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas dan berstandar internasional. Penguatan jejaring akademik global dan harmonisasi standar pendidikan dengan kerangka kualifikasi internasional juga mencerminkan implementasi SDG 17: Partnerships for the Goals, sementara pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang perikanan diharapkan mampu mendukung SDG 14: Life Below Water melalui pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan.