Semarang, 9 September 2026 — Dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Indun Dewi Puspita, M.Sc., Ph.D berpartisipasi dalam The 9th International Conference on Tropical and Coastal Region Eco-Development (ICTCRED) 2026 yang diselenggarakan di Semarang pada 9 September 2026. Dalam konferensi internasional tersebut, Dr. Indun mempresentasikan hasil penelitiannya berjudul “Effect of Temperature on Growth and Histamine Formation of Klebsiella aerogenes E.1 in Yellowfin Tuna Flesh Model.”
Penelitian tersebut mengkaji pengaruh suhu terhadap pertumbuhan Klebsiella aerogenes E.1 serta pembentukan histamin pada model daging tuna sirip kuning (yellowfin tuna). Kajian ini menjadi penting dalam konteks mutu dan keamanan hasil perikanan, mengingat pengendalian suhu merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas ikan dan meminimalkan risiko pembentukan histamin selama penanganan dan penyimpanan.
Melalui penelitian tersebut, Dr. Indun menyoroti pentingnya pemahaman terhadap hubungan antara kondisi penyimpanan, pertumbuhan mikroorganisme, dan pembentukan senyawa yang berpotensi membahayakan konsumen. Hasil penelitian diharapkan dapat berkontribusi pada pengembangan strategi pengendalian mutu dan keamanan produk perikanan, khususnya komoditas tuna yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Keikutsertaan dalam ICTCRED 2026 juga menjadi ruang bagi dosen THP UGM untuk memperluas jejaring akademik dan mendiseminasikan hasil penelitian pada forum internasional. Prestasi tersebut semakin istimewa dengan diraihnya penghargaan Best Oral Presenter oleh Dr. Indun Dewi Puspita. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi terhadap kualitas penyampaian dan substansi penelitian yang dipresentasikan dalam konferensi.
Partisipasi dan prestasi tersebut menunjukkan kontribusi riset THP UGM dalam menjawab tantangan keamanan pangan serta peningkatan mutu hasil perikanan. Kegiatan ini juga mendukung SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui penguatan keamanan pangan, SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pengembangan pangan hasil perikanan yang aman dikonsumsi, serta SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.