• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Staff Dosen
    • Staff Kependidikan
    • KERJA SAMA
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Penjaminan Mutu
  • TUK
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
    • Informasi
  • Beranda
  • Berita
  • Seminar Selam Perikanan UGM Dorong Mahasiswa Kenali Dunia Bawah Air untuk Riset dan Konservasi

Seminar Selam Perikanan UGM Dorong Mahasiswa Kenali Dunia Bawah Air untuk Riset dan Konservasi

  • Berita
  • 15 September 2026, 09.02
  • Oleh: mediaperikanan.faperta
  • 0

Yogyakarta, 11 September 2026 — Selam Perikanan Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Seminar Selam Perikanan 2026 pada Jumat (11/9). Mengangkat tema “Dive with Purpose: Menyelam untuk Riset, Konservasi dan Masa Depan Perikanan”, kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai dunia bawah air sekaligus memahami peluang pemanfaatan keterampilan selam dalam bidang perikanan dan kelautan.

Seminar dibuka oleh Pembina Selam Perikanan UGM, Prof. Dr. Ir. Eko Setyobudi, S.Pi., M.Si., IPU. Dalam sambutannya, Prof. Eko menyampaikan bahwa kegiatan selam memiliki relevansi yang kuat dengan bidang perikanan dan kelautan. Pengenalan terhadap dunia bawah air secara langsung dapat memberikan pengalaman dan wawasan yang tidak sepenuhnya diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas. “Kegiatan ini merupakan agenda untuk mengenalkan dan menambah wawasan tentang dunia bawah air yang sangat relevan dengan bidang perikanan dan kelautan. Banyak kesempatan yang bisa diperoleh dengan mengikuti kegiatan selam,” ujarnya.

Ketua Selam Perikanan UGM, Lhasa Aginza, menambahkan bahwa kegiatan selam tidak semata-mata berkaitan dengan kemampuan menyelam. Menurutnya, aktivitas tersebut juga menjadi sarana pembelajaran dan membangun kolaborasi. “Selam bukan hanya sekadar menyelam, tetapi belajar dan berkolaborasi,” kata Lhasa.

Seminar menghadirkan Ika Ristiyani Madyaningrum, S.Si., M.Sc. dari Sentra Selam Jogja sebagai pembicara. Ia mengajak peserta melihat laut sebagai ruang kehidupan yang perlu dijaga bersama. Menurutnya, laut tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dalam pengembangan bidang kelautan dan perikanan. “Laut adalah wadah kehidupan. Mari kita jaga bersama agar tetap lestari untuk generasi mendatang,” tuturnya. Melalui kegiatan selam, mahasiswa berkesempatan mengenal kondisi bawah air sekaligus memahami pentingnya konservasi dan menjaga ekosistem laut. Pengalaman tersebut juga dapat melengkapi pembelajaran akademik dengan keterampilan praktis yang diperoleh melalui organisasi, UKM, pelatihan, maupun kegiatan lapangan. Keterampilan yang diperoleh dari aktivitas selam juga memiliki keterkaitan dengan berbagai peluang di bidang perikanan dan kelautan, seperti penelitian, konservasi, jasa kelautan, dan wisata bahari. Kepemilikan lisensi selam dan sertifikasi kompetensi dapat menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Seminar diikuti lebih dari 50 peserta, terdiri atas dosen serta mahasiswa S1 dan S2 dari berbagai angkatan. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan selam dapat menjadi salah satu ruang pengembangan kompetensi mahasiswa di luar kegiatan akademik formal. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan open recruitment anggota baru Selam Perikanan UGM. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk bergabung dan mengembangkan pengalaman, keterampilan, serta jejaring dalam dunia selam dan perikanan.

Kegiatan Seminar Selam Perikanan 2026 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan pengetahuan dan keterampilan praktis mahasiswa, SDG 14 (Ekosistem Lautan) melalui peningkatan kesadaran terhadap konservasi dan keberlanjutan ekosistem laut, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kolaborasi antara mahasiswa, dosen, organisasi mahasiswa, dan praktisi di bidang selam, perikanan, dan kelautan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kompetensi, kepedulian, dan kemampuan kolaboratif untuk berkontribusi pada pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan.

Tags: Fakultas Pertanian UGM Perikanan UGM SDG 14: Ekosistem Lautan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan SDG 4: Pendidikan Berkualitas Universitas Gadjah Mada

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY