Yogyakarta — Program Studi Akuakultur, Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali mendapat sorotan melalui konten media sosial kampus. Melalui unggahan video pendek di Instagram Reels, UGM menampilkan profil program studi ini sebagai salah satu pusat pendidikan dan riset unggulan di bidang budidaya perikanan.
Dalam tayangan tersebut, Prodi Akuakultur diperkenalkan sebagai program studi yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga menekankan praktik langsung di lapangan. Mahasiswa diperlihatkan aktif dalam kegiatan budidaya ikan, pengelolaan kualitas air, hingga eksplorasi teknologi akuakultur modern.
Salah satu kekuatan utama program ini adalah keberadaan fasilitas teaching farm, yang menjadi laboratorium lapangan bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan teknis secara langsung. Fasilitas ini memungkinkan integrasi antara pembelajaran di kelas dengan praktik nyata, sehingga lulusan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi dunia kerja maupun riset .
Selain aspek praktis, Prodi Akuakultur UGM juga dikenal memiliki kualitas akademik yang kuat. Hal ini tercermin dari capaian akreditasi “Unggul” yang diberikan oleh BAN-PT, sebagai bentuk pengakuan atas mutu pendidikan, penelitian, serta kontribusi terhadap pengembangan sektor akuakultur berkelanjutan .
Konten reels tersebut juga menyoroti suasana pembelajaran yang dinamis dan kolaboratif, memperlihatkan interaksi antara mahasiswa, dosen, dan lingkungan sekitar. Pendekatan ini mencerminkan visi program studi dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap tantangan global, termasuk isu keberlanjutan dan ketahanan pangan.
Melalui publikasi di media sosial, UGM berupaya mendekatkan dunia akademik kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda yang menjadi target utama pendidikan tinggi. Strategi ini dinilai efektif, mengingat tingginya popularitas platform digital kampus dalam menjangkau audiens nasional maupun internasional .
Dengan kombinasi antara kualitas akademik, fasilitas pendukung, serta pendekatan pembelajaran berbasis praktik, Program Studi Akuakultur UGM terus menunjukkan perannya sebagai salah satu institusi pendidikan yang berkontribusi dalam pengembangan perikanan budidaya yang inovatif dan berkelanjutan.
Sebagai bagian dari kontribusi global, pengembangan Program Studi Akuakultur di Universitas Gadjah Mada juga selaras dengan agenda Sustainable Development Goals, khususnya SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 2 (Zero Hunger) dan SDG 14 (Life Below Water). Melalui pendidikan, riset, dan inovasi di bidang budidaya perikanan, prodi ini berperan dalam mendukung ketahanan pangan berbasis protein akuatik sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem perairan. Upaya ini diperkuat dengan pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan teknologi, yang mendorong lahirnya solusi akuakultur yang efisien, ramah lingkungan, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Untuk melihat langsung profil Program Studi Akuakultur UGM dalam tayangan media sosial, kunjungi video berikut: