• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Staff Dosen
    • Staff Kependidikan
    • KERJA SAMA
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Penjaminan Mutu
  • TUK
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
    • Informasi
  • Beranda
  • Berita
  • Belajar Menjaga Masa Depan Perairan Indonesia Lewat Mata Kuliah Manajemen Sumberdaya Perairan UGM

Belajar Menjaga Masa Depan Perairan Indonesia Lewat Mata Kuliah Manajemen Sumberdaya Perairan UGM

  • Berita
  • 8 Mei 2026, 15.03
  • Oleh: mediaperikanan.faperta
  • 0

Yogyakarta — Perubahan lingkungan, penurunan kualitas air, hingga ancaman terhadap ekosistem perairan menjadi tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik, Departemen Perikanan, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada menghadirkan mata kuliah Manajemen Sumberdaya Perairan sebagai ruang belajar bagi mahasiswa untuk memahami pengelolaan ekosistem perairan secara berkelanjutan.

Mata kuliah wajib berbobot 2 SKS ini diampu dosen-dosen kompeten seperti Prof. Djumanto dan Prof. Eko Setyobudi. Perkuliahan dirancang tidak hanya membahas teori pengelolaan sumber daya perairan, tetapi juga mengajak mahasiswa memahami berbagai persoalan nyata yang terjadi di lapangan.

Mahasiswa akan mempelajari berbagai topik menarik, mulai dari karakter habitat perairan air tawar, payau, dan laut, pengelolaan kualitas air, pengendalian tumbuhan air, restorasi ekosistem, hingga pemanfaatan sumber daya perairan untuk ekowisata dan konservasi.

Yang membuat mata kuliah ini menarik adalah pendekatan pembelajarannya yang berbasis studi kasus (case-based learning). Mahasiswa tidak hanya mendengarkan kuliah di kelas, tetapi juga aktif berdiskusi, menganalisis permasalahan lingkungan perairan, serta mencari solusi pengelolaan yang berkelanjutan.

Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diajak berpikir layaknya pengelola sumber daya perairan profesional. Mereka belajar bagaimana mengidentifikasi kondisi habitat, memahami hubungan antara kualitas lingkungan dan biota perairan, hingga menyusun alternatif solusi terhadap berbagai persoalan ekosistem perairan.

Selain memperkuat pemahaman ekologis, mahasiswa juga dikenalkan pada pentingnya pendekatan sosial dan keberlanjutan dalam pengelolaan sumber daya alam. Pengelolaan perairan modern tidak lagi hanya berfokus pada eksploitasi sumber daya, tetapi juga pada upaya menjaga keseimbangan ekologi dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Suasana pembelajaran dibuat interaktif melalui diskusi kelompok, presentasi, penugasan proyek, hingga analisis kasus nyata yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan di Indonesia. Pendekatan ini membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan pemecahan masalah.

Bagi calon mahasiswa yang tertarik pada isu lingkungan, konservasi, dan keberlanjutan sumber daya alam, mata kuliah ini menjadi salah satu gambaran menarik tentang bagaimana dunia perikanan modern tidak hanya berbicara soal ikan, tetapi juga tentang menjaga ekosistem dan masa depan lingkungan perairan Indonesia.

Mata kuliah ini juga mendukung agenda global Sustainable Development Goals, khususnya SDG 6 (Clean Water and Sanitation), SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 13 (Climate Action), dan SDG 14 (Life Below Water). Pendidikan mengenai pengelolaan sumber daya perairan menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan dan ekosistem perairan.

Tags: Fakultas Pertanian UGM Perikanan UGM SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim SDG 14: Ekosistem Lautan SDG 4: Pendidikan Berkualitas sdg 6: Clean Water and Sanitation Universitas Gadjah Mada

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY