• Tentang UGM
  • Faperta
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • LPPM
  • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Fakultas Pertanian
Departemen Perikanan
  • Profil
    • Tentang Kami
    • Struktur Organisasi
    • Staff Dosen
    • Staff Kependidikan
    • KERJA SAMA
  • Akademik
    • Program Studi Akuakultur
    • Program Studi Manajemen Sumberdaya Akuatik
    • Program Studi Teknologi Hasil Perikanan
    • Program Studi Magister Ilmu Perikanan
    • Program Studi Doktor Ilmu Perikanan dan Kelautan Tropis
  • Berita
  • Fasilitas
    • Laboratorium
    • Inkubator Mina Bisnis
    • delifiZ
  • Penjaminan Mutu
  • TUK
  • Organisasi
    • KMIP
    • Selam Perikanan
    • Bahari Pers
  • Download
    • Prosedur Persuratan
    • Prosedur Akademik Sarjana
    • Prosedur Akademik Pascasarjana
  • Beranda
  • Berita
  • Teknologi Vaksin Ikan Jadi Sorotan di SinnTech #31 UGM, Mahasiswa Diajak Kenal Inovasi Akuakultur

Teknologi Vaksin Ikan Jadi Sorotan di SinnTech #31 UGM, Mahasiswa Diajak Kenal Inovasi Akuakultur

  • Berita
  • 6 Januari 2026, 14.19
  • Oleh: mediaperikanan.faperta
  • 0

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan ilmiah populer SinnTech Webinar #31 yang menghadirkan diskusi menarik mengenai inovasi di bidang perikanan dan akuakultur. Webinar yang dilaksanakan pada 28 November 2025 ini mengangkat tema “Fish Vaccine Development for Sustainable Aquaculture” dan menghadirkan peneliti Desy Sugiani sebagai narasumber utama.

Kegiatan SinnTech kali ini menarik perhatian mahasiswa dan calon mahasiswa yang tertarik dengan dunia perikanan modern. Dalam pemaparannya, Desy menjelaskan bahwa vaksin ikan menjadi salah satu inovasi penting dalam mendukung sistem budidaya perikanan yang lebih sehat, produktif, dan berkelanjutan. Vaksin berperan memberikan kekebalan pada ikan sebelum terpapar penyakit, sehingga mampu mencegah infeksi dan wabah yang sering terjadi pada sistem budidaya dengan kepadatan tinggi.

Selain meningkatkan kesehatan ikan, penggunaan vaksin juga memiliki dampak besar terhadap lingkungan. Dengan adanya vaksin, penggunaan antibiotik dalam budidaya dapat dikurangi secara signifikan, sehingga dapat membantu menekan risiko antimicrobial resistance (AMR) yang menjadi isu global dalam kesehatan manusia dan hewan. Vaksin juga mendukung peningkatan kesejahteraan ikan serta meningkatkan tingkat kelangsungan hidup dalam proses pembenihan dan budidaya.

 

Dalam sesi diskusi, peserta juga diajak mengenal perkembangan teknologi vaksin ikan yang terus berkembang, mulai dari vaksin inaktif, vaksin hidup yang dilemahkan, vaksin subunit, vaksin DNA, hingga live vector vaccines. Masing-masing jenis vaksin memiliki keunggulan dan tantangan tersendiri dalam penerapannya pada berbagai spesies ikan budidaya.

Tak hanya membahas teknologi, webinar ini juga menyoroti kondisi pengembangan vaksin ikan di Indonesia. Saat ini beberapa vaksin telah terdaftar dan digunakan untuk melindungi ikan dari penyakit bakteri seperti Streptococcus dan Aeromonas, yang sering menjadi penyebab kerugian dalam industri budidaya. Proses registrasi vaksin sendiri berada di bawah pengawasan pemerintah melalui mekanisme pengujian dan sertifikasi sebelum dapat digunakan secara luas.

Bagi mahasiswa dan calon mahasiswa yang tertarik menekuni bidang perikanan, kegiatan SinnTech menjadi ruang belajar yang inspiratif untuk mengenal berbagai inovasi terbaru di dunia akuakultur. Melalui forum ini, Departemen Perikanan UGM berharap dapat mendorong generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi perikanan yang mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan sumber daya perairan di masa depan.

Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG  4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 8 Pekerjaan layan dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Tags: Fakultas Pertanian UGM Perikanan UGM SDG 14: Ekosistem Lautan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera SDG 4: Pendidikan Berkualitas SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi SDG 9: Industry Innovation and Infrastructure Universitas Gadjah Mada

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Universitas Gadjah Mada

Departemen Perikanan Fakultas Pertanian

Universitas Gadjah Mada
Gedung A4, Jl. Flora, Bulaksumur,Yogyakarta, 55281
 +62274-551218
 fish@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY