Pemanfaatan sumber daya laut untuk mendukung keberlanjutan perikanan menjadi topik menarik dalam SINNTECH Webinar #32 yang diselenggarakan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). Dalam kegiatan ini, dosen dari Universitas Airlangga, Dr. Woro Hastuti Satyantini, memaparkan potensi alga laut sebagai imunostimulan alami untuk meningkatkan ketahanan ikan dan udang terhadap penyakit. Webinar yang diikuti oleh mahasiswa dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi ini membahas tantangan besar dalam sektor akuakultur, khususnya serangan penyakit yang sering menyebabkan kerugian besar pada budidaya ikan dan udang. Penyakit seperti White Spot Syndrome Virus (WSSV) pada udang dan infeksi bakteri pada ikan diketahui dapat memicu kematian massal serta menurunkan produksi secara signifikan. Selama ini, pengendalian penyakit masih banyak bergantung pada penggunaan antibiotik dan bahan kimia, yang menimbulkan kekhawatiran terhadap resistensi dan dampak lingkungan.
Melalui penelitiannya, Dr. Woro menjelaskan bahwa alga laut mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti polisakarida, pigmen, antioksidan, dan asam lemak yang mampu meningkatkan sistem imun organisme perairan. Senyawa-senyawa tersebut dapat merangsang respons imun, meningkatkan daya tahan terhadap infeksi, serta menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan kimia sintetis. Ia juga mencontohkan beberapa jenis alga seperti Spirulina dan Caulerpa racemosa yang telah diuji mampu meningkatkan respons imun dan tingkat kelangsungan hidup ikan maupun udang setelah terinfeksi patogen.
Melalui diskusi ini, SINNTECH Webinar #32 tidak hanya memperkenalkan inovasi sains kelautan, tetapi juga membuka wawasan mahasiswa tentang bagaimana riset bioteknologi laut dapat berkontribusi pada keberlanjutan industri perikanan di masa depan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi akademik dapat menghasilkan solusi ilmiah yang berdampak nyata bagi sektor pangan dan lingkungan.Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 8 Pekerjaan layan dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.