Cilacap – Dosen dan mahasiswa Departemen Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada melaksanakan kegiatan penelitian lapangan di wilayah pesisir Cilacap sebagai bagian dari riset bertajuk Ketahanan Pangan di Era Perubahan Iklim: Indeks Pergerakan Perikanan sebagai Instrumen Adaptasi Kota-Kota Pesisir Indonesia. Penelitian ini merupakan bagian dari Riset Equity-Program World Class Academic Excellence. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam pengumpulan data dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah pesisir.
Penelitian ini dipimpin oleh Dr. Mukti Aprian, S.Kel., M.Si (Han) bersama tim peneliti lintas institusi dan mahasiswa pascasarjana. Fokus utama riset adalah mengkaji ketahanan kota pesisir terhadap perubahan iklim melalui pendekatan sistem sosial-ekologi perikanan, pengelolaan pesisir terpadu, serta pembangunan berbasis data dan partisipasi masyarakat.
Selama kegiatan di Kabupaten Cilacap, tim peneliti melakukan wawancara mendalam dan diskusi dengan narasumber yang kompeten dari berbagai sektor, seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Bappeda, pelabuhan perikanan, aparat keamanan laut, komunitas nelayan, pelaku usaha perikanan, hingga tokoh masyarakat setempat. Pertemuan ini menjadi sarana penting untuk menggali data faktual mengenai kondisi ekosistem pesisir, dinamika sosial-ekonomi masyarakat nelayan, serta tantangan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Interaksi langsung dengan para pemangku kepentingan memberikan gambaran komprehensif mengenai tantangan yang dihadapi kota pesisir, mulai dari perubahan pola penangkapan ikan, tekanan pembangunan wilayah pesisir, hingga risiko kenaikan muka air laut dan abrasi. Data yang diperoleh diharapkan mampu memperkaya penyusunan indeks ketahanan kota pesisir berbasis bukti ilmiah.
Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian lapangan juga menjadi pengalaman pembelajaran berharga, karena mereka terlibat langsung dalam proses wawancara, observasi, serta pengumpulan data sosial-ekologi. Pengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas mahasiswa dalam melakukan riset interdisipliner dan memahami permasalahan nyata di masyarakat pesisir.
Melalui kegiatan ini, Departemen Perikanan UGM menegaskan komitmennya untuk menghasilkan penelitian yang berdampak nyata bagi penguatan kebijakan pengelolaan pesisir dan perikanan berkelanjutan di Indonesia.
Penelitian ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim), SDG 14 (Ekosistem Laut), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat pesisir menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan kota pesisir yang adaptif, berkelanjutan, dan berbasis data ilmiah.