Mahasiswa Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada, Maryam Tirta Nuur, memaparkan hasil penelitian mengenai dampak aktivitas antropogenik terhadap keanekaragaman ikan di Sungai Krasak, Jawa Tengah. Penelitian ini menjadi salah satu upaya awal untuk mengisi keterbatasan data terkait komposisi ikan di sungai yang berhulu di lereng Gunung Merapi tersebut.
Sungai Krasak memiliki karakteristik unik karena dipengaruhi material vulkanik serta variasi arus dan substrat. Penelitian dilakukan pada Oktober–November 2025 di tiga lokasi pengamatan menggunakan metode purposive sampling. Seluruh ikan yang tertangkap diidentifikasi hingga tingkat spesies, kemudian dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi, dan kelimpahan relatif. Parameter lingkungan seperti suhu, pH, arus, kedalaman, kecerahan, serta substrat juga diukur untuk mendukung analisis ekologi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas ikan di Sungai Krasak terdiri dari 221 individu yang mewakili 12 spesies dari 6 famili. Namun, tingkat keanekaragaman tergolong rendah dengan nilai indeks 0,647–0,882. Indeks keseragaman juga rendah (0,260–0,355), menandakan distribusi individu antarspesies tidak merata. Menariknya, satu spesies yaitu Mystacoleucus obtusirostris mendominasi populasi dengan kelimpahan relatif mencapai 53,39% dari total tangkapan. Dominasi tinggi ini menjadi indikasi adanya tekanan lingkungan yang memengaruhi keseimbangan komunitas ikan.
Penelitian ini memberikan gambaran awal kondisi keanekaragaman ikan di Sungai Krasak dan diharapkan dapat menjadi dasar pengelolaan sumber daya perikanan sungai secara berkelanjutan. Temuan ini juga menegaskan pentingnya penelitian lanjutan untuk memahami dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem perairan darat di Indonesia. Penelitian ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, penelitian ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 8 Pekerjaan layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.