Kabar membanggakan datang dari Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada melalui publikasi terbaru mengenai pemanfaatan rumput laut sebagai bahan alami perawatan kulit. Penelitian berjudul In Vitro Anti-Acne Activity and Bioactive Compound Analysis of Sargassum cristaefolium Ethanolic Extract from Teluk Awur Jepara dipublikasikan dalam Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Vol. 5 No. 2 (2025) oleh Theresia Adven Dea Kristiani bersama Prof. Amir Husni dan Prof. Alim Isnansetyo.
Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang paling umum terjadi, terutama pada remaja, dan sering menimbulkan dampak fisik maupun psikologis. Penelitian ini berfokus pada potensi rumput laut Sargassum cristaefolium dari Teluk Awur, Jepara, sebagai kandidat bahan aktif anti-jerawat berbasis alam yang lebih aman dan minim efek samping.
Hasil uji in vitro menunjukkan ekstrak etanol rumput laut tersebut efektif menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat, yaitu Cutibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, dan Staphylococcus aureus. Selain itu, ekstrak juga mampu melisis sebagian sel bakteri, menandakan aktivitas antibakteri yang menjanjikan.
Tak hanya itu, penelitian juga menemukan aktivitas antioksidan yang signifikan melalui uji DPPH dan ABTS. Analisis kimia menunjukkan kandungan fenol total sebesar 14,17 mg GAE/g serta kandungan sulfat 10,99%. Uji LC-MS mengidentifikasi berbagai senyawa bioaktif penting, seperti karotenoid, terpenoid, steroid, flavonoid, chromenol, dan asam lemak yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri.
Temuan ini membuka peluang pengembangan bahan baku kosmetik dan farmasi berbasis sumber daya laut Indonesia. Penelitian tersebut menegaskan potensi besar rumput laut sebagai inovasi produk perawatan kulit alami sekaligus memperkuat kontribusi riset perikanan UGM dalam bidang bioteknologi kelautan. Publikasi ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, prestasi ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 8 Pekerjaan layan dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.