Kolaborasi dosen dan mahasiswa Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada kembali menghasilkan publikasi ilmiah internasional. Penelitian berjudul Morphological, Morphometric, and Molecular Identification of Octopus cyanea in the Waters of Kaur District, Bengkulu Province, Indonesia dipublikasikan dalam jurnal Biodiversitas Volume 26 Nomor 6 (Juni 2025) oleh Ahmad Pariansyah, M.Sc., Dr. Ratih Ida Adharini, Dr. Dini Wahyu Kartika Sari, dan Dr. Eko Hardianto.
Gurita merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi yang melimpah di perairan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu. Penelitian ini bertujuan memastikan identitas spesies gurita melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan analisis morfologi, morfometrik, dan molekuler.
Sebanyak 68 sampel gurita berhasil dikumpulkan dari perairan Kaur, terdiri atas 20 jantan dan 48 betina. Identifikasi lapangan menunjukkan seluruh sampel merupakan Octopus cyanea, yang memiliki ciri khas mantel berbentuk oval, corong berbentuk huruf W, dua baris pengisap pada setiap lengan, serta pola warna cokelat-putih dengan bintik mata semu (ocelli). Analisis morfometrik juga mengungkap bahwa gurita betina memiliki rasio ukuran tubuh relatif lebih besar dibandingkan jantan pada beberapa parameter penting.
Validasi molekuler menggunakan gen Cytochrome c Oxidase Subunit I (COI) menunjukkan kecocokan 100% dengan data GenBank, memperkuat kepastian identitas spesies. Analisis filogenetik dan jarak genetik menunjukkan populasi gurita dari Kaur memiliki kekerabatan erat dengan populasi dari Jayapura, Buton, Wakatobi, Madagaskar, India, hingga Jepang, menandakan distribusi geografis yang luas.
Temuan ini menjadi dasar ilmiah penting untuk mendukung strategi konservasi dan pengelolaan perikanan gurita secara berkelanjutan. Penelitian ini sekaligus menegaskan kontribusi riset Departemen Perikanan UGM dalam penguatan pengelolaan sumber daya laut berbasis sains di Indonesia. Publikasi ini sejalan dengan komitmen Departemen Perikanan UGM dalam mendukung pengembangan tridharma perguruan tinggi yang berorientasi pada keberlanjutan sektor perikanan. Selain itu, prestasi ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kapasitas riset dan publikasi, SDG 8 Pekerjaan layan dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, SDG 14 Life Below Water (Ekosistem Lautan), dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.